TANTANGAN DAN STRATEGI GURU PAI DALAM MEWUJUDKAN KELAS INKLUSIF DI MTS ZAINUL ISHLAH KOTA PROBOLINGGO
Abstract
Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi tantangan dan strategi yang dilakukan guru dalam mewujudkan kelas inklusif di MTs Zainul Ishlah Kota Probolinggo, sebuah madrasah berbasis pesantren yang menghadapi beragam kebutuhan belajar siswa tanpa dukungan sistem pendidikan inklusi formal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi lapangan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan guru, observasi partisipatif selama proses pembelajaran, dan dokumentasi kegiatan belajar-mengajar. Analisis data dilakukan secara kualitatif melalui tiga tahapan, yaitu reduksi data untuk menyaring informasi relevan, penyajian data secara sistematis untuk mengungkap pola dan hubungan antar kategori, serta penarikan kesimpulan yang berorientasi pada interpretasi makna dari hasil temuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menghadapi tantangan dari aspek akademik berupa keragaman kemampuan dan kebutuhan belajar siswa, tantangan sosial seperti adanya diskriminasi dari teman sebaya, serta tantangan teknis yang meliputi kelelahan fisik siswa akibat aktivitas pesantren, keterbatasan media pembelajaran, dan belum adanya pelatihan khusus terkait pendidikan inklusif. Dalam merespons tantangan tersebut, guru menerapkan strategi berbasis empati, komunikasi interpersonal, dan adaptasi pembelajaran, seperti membangun relasi personal dengan siswa, memberikan waktu belajar tambahan, menyesuaikan materi ajar dengan konteks kehidupan santri, memanfaatkan peran teman sebaya sebagai dukungan belajar, dan menumbuhkan budaya saling menghargai di kelas. Temuan ini menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan inklusif di madrasah berbasis pesantren tidak hanya ditentukan oleh sarana atau pelatihan formal, tetapi juga sangat bergantung pada sensitivitas sosial, kreativitas, dan komitmen guru dalam merespons kebutuhan beragam peserta didik.
Downloads
References
Berg, Y. H. M. van den, & Stoltz, S. (2018). Enhancing Social Inclusion of Children With Externalizing Problems Through Classroom Seating Arrangements: A Randomized Controlled Trial. Journal of Emotional and Behavioral Disorders, 26(1), 31–41. https://doi.org/10.1177/1063426617740561
Beutel, D., Tangen, D., & Spooner‐Lane, R. (2019). An Exploratory Study of Early Career Teachers as Culturally Responsive Teachers. https://doi.org/10.4995/head19.2019.8928
Khoiriyah, K. (2023). Internalisasi Pendidikan Multikultural Di Pesantren. Tarbiyatuna Kajian Pendidikan Islam, 7(1), 070. https://doi.org/10.69552/tarbiyatuna.v7i1.1810
Kraska, J., & Boyle, C. (2014). Attitudes of preschool and primary school pre-service teachers towards inclusive education. Asia-Pacific Journal of Teacher Education, 42(3), 228–246. https://doi.org/10.1080/1359866X.2014.926307
Mariyam, A. S., & Kurniawati, F. (2022). The Role of Teachers’ Teaching Strategies on Peer Acceptance: Study in Inclusive Madrasas in Indonesia. International Journal of Special Education, 37(2), 22–32. https://doi.org/10.52291/ijse.2022.37.37
Pokhrel, S. (2024). CHALLENGES AND STRATEGIES IN IMPLEMENTING INCLUSIVE EDUCATION: A META- ANALYSIS OF GLOBAL PERSPECTIVES Loso. Αγαη, 15(1), 37–48.
Putra, G. S. (2023). The Misconception in Differentiated Instruction Practices: A Literature Review. Open Journal of Social Sciences, 11(01), 305–315. https://doi.org/10.4236/jss.2023.111022
Qomar, B., & Khoiriyah, K. (2025). Kontekstualisasi Pendidikan Keluarga Dalam Hadits Tarbawi. Al-Fikri: Jurnal Studi Dan Penelitian Pendidikan Islam, 8(1), 1. https://doi.org/10.30659/jspi.8.1.1-11
Rakap, S., Çığ, O., & RAKAP, A. P. (2015). Preparing Preschool Teacher Candidates for Inclusion: Impact of Two Special Education Courses on Their Perspectives. Journal of Research in Special Educational Needs, 17(2), 98–109. https://doi.org/10.1111/1471-3802.12116
Schreffler, J., Vasquez, E., James, W., & Chini, J. J. (2018). Using Observations of Universal Design for Learning to Enhance Post-Secondary STEM Teaching Practices. 360–363. https://doi.org/10.1119/perc.2017.pr.085
Sholihah, S. A., & Khoiriyah, K. (2024). Literasi Keagamaan sebagai Pondasi Pengembangan Karakter Religius Siswa. Al-Fikri: Jurnal Studi Dan Penelitian Pendidikan Islam, 7(2), 19. https://doi.org/10.30659/jspi.7.2.19-39
Thomas, B. (2021). The Role of Teachers in Facilitating 21st Century Learning Skills for Development of Creative Insight Among Learners in Inclusive Classroom Settings. International Research Journal on Advanced Science Hub, 3(Special Issue ICOST 2S), 6–11. https://doi.org/10.47392/irjash.2021.032
Umurohmi, U., Machfiroh, R., & Helal Al, R. (2024). Inclusive Education in Madrasah: Challenges and Implementation Strategies. International Journal of Teaching and Learning (INJOTEL), 2(4), 1062–1073.
Yulianto, T. (2018). Pendidikan Inklusif: Konsep Dasar, Ruang Lingkup, Dan Pembelajaran. Jurnal Kependidikan, 6(2), 195–206. https://doi.org/10.24090/jk.v6i2.1698
Zhang, W. (2022). The Relationship Between Authentic Leadership and Teacher Knowledge Sharing in China: The Mediating Role of Teachers’ Social-Emotional Competence. Beijing International Review of Education, 4(1), 152–172. https://doi.org/10.1163/25902539-bja10011

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




