PERAN PANCASILA DALAM MENDORONG ETIKA DAN MORALITAS DALAM ILMU PENGETAHUAN
Abstract
Pancasila sebagai dasar ideologi negara Indonesia memiliki nilai-nilai luhur yang dapat menjadi fondasi etika dan moralitas dalam pengembangan dan penerapan ilmu pengetahuan. Pembahasan dimulai dengan mengidentifikasi nilai-nilai Pancasila yang relevan dengan etika keilmuan, seperti Ketuhanan Yang Maha Esa, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, Persatuan Indonesia, Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan, dan Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia. Nilai-nilai ini menjadi landasan moral dalam setiap tahapan pengembangan ilmu pengetahuan, mulai dari penelitian, pengembangan, hingga penerapan. Selanjutnya, artikel ini mengkaji implementasi nilai-nilai Pancasila dalam berbagai bidang ilmu pengetahuan, seperti teknologi, kedokteran, lingkungan, dan sosial. Contoh-contoh konkret akan diberikan untuk menggambarkan bagaimana nilai-nilai Pancasila dapat diterapkan dalam praktik keilmuan, sehingga menghasilkan ilmu pengetahuan yang tidak hanya bermanfaat, tetapi juga bertanggung jawab dan beretika. Tantangan-tantangan dalam menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam etika keilmuan juga akan dibahas. Globalisasi, perkembangan teknologi yang pesat, dan kepentingan ekonomi seringkali menjadi penghalang dalam menjaga nilai-nilai luhur Pancasila dalam pengembangan ilmu pengetahuan. Oleh karena itu, strategi penguatan peran Pancasila dalam etika keilmuan menjadi sangat penting. Artikel ini menawarkan beberapa strategi penguatan integrasi Pancasila dalam pengembangan ilmu pengetahuan. Pendidikan Pancasila yang komprehensif, internalisasi nilai-nilai Pancasila dalam kurikulum pendidikan tinggi, dan pembentukan lembaga etika keilmuan yang kuat adalah beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk memastikan bahwa ilmu pengetahuan di Indonesia berkembang sesuai dengan nilai-nilai luhur bangsa.
Downloads

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
.png)
