Analisis Gaya Bahasa dalam Cerpen “Pelajaran Mengarang ” karya Seno Gumira Ajidarma
Abstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis secara mendalam gaya bahasa (stilistika) dalam cerpen “Pelajaran Mengarang” karya Seno Gumira Ajidarma (SGA). Gaya bahasa dipandang sebagai perangkat utama yang digunakan pengarang untuk membangun ekspresi estetis, karakterisasi tokoh, serta kritik sosial yang tersirat. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data dokumentasi dan pembacaan mendalam (close reading). Data dianalisis melalui klasifikasi, deskripsi, dan interpretasi fungsi gaya bahasa, dengan triangulasi teori dan sumber untuk menjamin keabsahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SGA secara efektif memanfaatkan berbagai majas, yang meliputi personifikasi (“Kenyataan yang sedang bermain di kepalanya”), simile (“Sandra diam seperti patung”), dan repetisi (“Mama, Mama, kenapa menangis Mama?”). Penggunaan gaya bahasa ini tidak hanya memperindah teks, tetapi berfungsi memperdalam makna psikologis tokoh Sandra (trauma, kebingungan, dan keputusasaan) serta memperkuat kritik sosial pengarang terhadap kekakuan sistem dan pembungkaman suara anak. Dengan demikian, gaya bahasa dalam cerpen ini bukan sekadar ornamen, melainkan instrumen strategis untuk mengungkapkan realitas batin dan pesan tematik yang kompleks.
Downloads
References
Bai, H. (2019). Preparing Teacher Education Students to Integrate Mobile Learning into Elementary Education. TechTrends, 63(6), 723–733. doi: 10.1007/s11528-019-00424-
Creswell, J. W. (2014). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (4th ed.). SAGE Publications.
Faruk. (2015). Pengantar Sosiologi Sastra. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Halliday, M. A. K. (1978). Language as Social Semiotic: The Social Interpretation of Language and Meaning. London: Edward Arnold.
Keraf, G. (2010). Diksi dan gaya bahasa. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Keraf, G. (2010). Diksi dan Gaya Bahasa. Jakarta: Gramedia.
Leech, G. N., & Short, M. (2007). Style in Fiction: A Linguistic Introduction to English Fictional Prose. London: Pearson Education.
Lyons, J. (1981). Language and Linguistics: An Introduction. Cambridge: Cambridge University Press.
Moleong, L. J. (2019). Metodologi penelitian kualitatif. PT Remaja Rosdakarya.
Nurgiyantoro, B. (2012). Teori Pengkajian Fiksi. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Nuryani, S., & Supriyadi. (2020). “Kritik Sosial dalam Cerpen-Cerpen Seno Gumira Ajidarma.” Jurnal Stilistika, 8(2), 123–135.
Pradopo, R. D. (2007). Prinsip-prinsip kritik sastra. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Sugiarti, E. (2019). “Refleksi Sosial dan Bahasa Ironi dalam Karya-Karya Seno Gumira Ajidarma.” Jurnal Poetika, 7(1), 45–58.
Sugiyono. (2017). Metode penelitian kualitatif, kuantitatif, dan R&D. Alfabeta.
Teeuw, A. (2013). Sastra dan ilmu sastra: Pengantar teori sastra. Jakarta: Pustaka Jaya.
Wellek, R., & Warren, A. (2014). Theory of Literature. New York: Penguin Books.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
.png)
