HIGIENITAS PENGELOLAAN DAGING KURBAN DI PPMNU KOTA BOGOR
Abstract
Penyembelihan hewan kurban merupakan bagian penting dari perayaan Idul Adha. Namun, dalam praktiknya, proses penyembelihan hewan kurban sering kali menghadapi masalah dalam hal keamanan dan kebersihan makanan. Hal ini sangat penting untuk diperhatikan agar makanan yang dihasilkan tidak hanya halal, tetapi juga thayyib, yang berarti aman untuk dikonsumsi. Oleh karena itu, Pusat Studi Halal (PSH) Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (UNUSIA) melakukan pelatihan di beberapa tempat, salah satunya di Pondok Pesantren Mahasiswa Nahdlatul Ulama (PPMNU) di Desa Hambulu, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor, pada Hari Raya Idul Adha 2024, dengan tujuan agar para santri dan mahasiswa dapat meningkatkan pemahaman mengenai higienitas dalam pengelolaan daging kurban. Kegiatan ini melibatkan kolaborasi dengan mahasiswa UNUSIA dan santri PPMNU, serta dukungan dari PSH UNUSIA. Ada empat langkah dalam metode pendampingan yakni persiapan, sosialisasi, pelaksanaan, dan evaluasi. Terdapat 13 unsur higienis yang menjadi standar penilaian. Hasil dari pendampingan tentang kegiatan higienitas pengolahan daging qurban di PPMNU didapatkan nilai 61,53%. Beberapa hal penting yang belum dipenuhi dalam kegiatan penyembelihannya adalah pemeriksaan ante-mortem dan post-mortem, pembuatan galian limbah hewan kurban, dan pemisahan antara jeroan dan daging dalam proses pengemasan
Downloads

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


.png)