EDUKASI KEWIRAUSAHAAN PEMANFAATAN BARANG BEKAS MENJADI NILAI RUPIAH
Abstract
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi belum optimalnya potensi kewirausahaan peserta didik di SDN 3 Purwawinangun, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Selain itu, pemahaman tentang pemanfaatan limbah dan kesadaran akan isu lingkungan juga sangat rendah, hal ini didapat dari observasi awal di sekolah tersebut. Oleh karena itu, peneliti mengajukan kegiatan pada projek P5 dengan fokus pada peningkatan kewirausahaan melalui pemanfaatan barang bekas kain perca menjadi nilai rupiah atau nilai ekonomis. Projek ini diharapkan dapat memberikan pengalaman belajar yang bermakna bagi peserta didik, sekaligus memberikan kontribusi positif bagi lingkungan dan ekonomi sekolah. Tujuan dari proyek ini diantaranya meningkatkan pemahaman peserta didik tentang konsep kewirausahaan dan aplikasinya, mengembangkan keterampilan kreatif dalam mengolah limbah kain perca menjadi produk bernilai jual, menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan, mengimplementasikan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) di SDN 3 Purwawinangun, serta menciptakan produk inovatif dari limbah kain perca yang memiliki nilai jual dan dapat dipasarkan. Kegiatan dilakukan di sekolah melibatkan guru dan peserta didik. Produk yang dihasilkan dipamerkan pada pameran kepemimpinan kreasika di sekolah.
Downloads

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


.png)