Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kangkung secara Organik akibat Pemberian Dosis Pupuk Hayati Cair dan Jenis Pupuk Kotoran Hewan Padat
Abstract
Populer di kalangan masyarakat umum, kangkung merupakan sayuran dengan nilai gizi yang lengkap dan nilai ekonomi yang signifikan. Memanfaatkan pupuk organik dan pupuk hayati, yang aman bagi lingkungan dan dapat meningkatkan kualitas fisik, kimia, dan biologi tanah, merupakan salah satu cara untuk meningkatkan hasil panen kangkung secara berkelanjutan. Diharapkan tanaman kangkung darat akan berkembang sebaik mungkin ketika kedua bentuk pupuk ini dikombinasikan. Penelitian ini dilakukan pada bulan Juli dan Agustus 2024. Pendekatan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial, yang memiliki dua faktor dengan tiga level, digunakan dalam penelitian ini. Dosis pupuk hayati cair merupakan faktor pertama, dan jenis pupuk kotoran hewan padat merupakan faktor kedua. Sembilan kombinasi perlakuan dibuat dari dua elemen ini, dan diulang sebanyak tiga kali. Panjang tanaman, jumlah daun, panjang akar, berat segar tanaman per petak, dan berat segar per hektar adalah contoh parameter pengamatan. Uji Beda Nyata Terkecil (BNT) dilakukan pada taraf 5% jika data dianalisis menggunakan analisis varian (ANOVA) dan terdapat perbedaan yang signifikan. Pertumbuhan dan hasil tanaman kangkung lebih baik dengan pupuk kascing dan dosis 30 l/ha pupuk hayati cair dibandingkan dengan perlakuan lainnya.
Downloads
References
Ainina, A. N. (2017). Konsentrasi Nutrisi AB MIX Dan Media Tanam Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Selada Merah (Lactuca Sativa Var. Crispa) Dengan Sistem Hidroponik Substrat. Universitas Brawijaya.
Hartatik, W., & Suriadikarta, D. A. (2012). Pengaruh pupuk organik granul dan curah terhadap sifat kimia tanah, pertumbuhan, dan produksi padi sawah. Prosiding Seminar Dan Kongres Nasional Himpunan Ilmu Tanah Indonesia X. Universitas Negeri Surakarta.
Hidayatullah, A. (2014). Pengaruh Kombinasi Pupuk Hayati Cair dengan Pupuk NPK terhadap Populasi Azotobacter sp. Bakteri Pelarut Fosfat Dan Hasil Tanaman Caisim (Brassica Juncea, L.) Pada Inceptisol. Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran, Jatinangor.
Nurhadiah, D. (2018). Pengaruh Pupuk Kandang Kotoran Ayam Dan NPK Mahkota Terhadap Pertumbuhan Serta Hasil Tanaman Bawang Daun (Allium fistulosum L.) Pada Tanah PMK. PIPER, 14(26).
Oka, A. A. (2012). Pengaruh pemberian pupuk kascing terhadap pertumbuhan tanaman kangkung darat (Ipomea reptans poir). Jurnal Sains MIPA Universitas Lampung, 13(1).
Putra, B. (2019). Peranan pupuk kotoran kambing terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, lebar dan luas daun total pennisitum purpureum cv. Mott. Stock Peternakan, 1(2).
Putri, A. E. (2017). Pengaruh Metode Elektrolisis Terhadap Pertumbuhan Dan Produksi Tanaman Hidroponik Kangkung. UIN Raden Intan Lampung.
Rahmah, A., Izzati, M., & Parman, S. (2014). Pengaruh pupuk organik cair berbahan dasar limbah sawi putih (Brassica Chinensis L.) terhadap pertumbuhan tanaman jagung manis (Zea Mays L. Var. Saccharata). Anatomi Fisiologi, 22(1), 65–71.
Setiawati, M. R., Sofyan, E. T., Nurbaity, A., Suryatmana, P., & Marihot, G. P. (2018). Pengaruh Aplikasi Pupuk Hayati, Vermikompos Dan Pupuk Anorganik Terhadap Kandungan N, Populasi Azotobacter sp. Dan Hasil Kedelai Edamame (Glycine max (L.) Merill) Pada Inceptisols Jatinangor. Agrologia, 6(1), 288786.
Suseno, S., & Widyawati, N. (2020). Pengaruh Nilai EC Berbagai Pupuk Cair Majemuk Terhadap Pertumbuhan Vegetatif Kangkung Darat Pada Soilless Culture. Agrosains: Jurnal Penelitian Agronomi, 22(1), 12–15.
Sutedjo, M. (2010). Pupuk Dan Cara Pemupukan. Rineka Cipta. Jakarta. TR.
Suwahyono, U. (2011). Petunujk Praktis Penggunaan Pupuk Organik Secara Efektif & Efisien. Penebar Swadaya Grup.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




