Pengaruh Tingkat Status Sosial Ekonomi terhadap Pemahaman Pemilu Pemilih Pemula pada Pilpres 2024 di Desa Suka Mulia Kecamatan Secanggang Kabupaten Langkat

  • Sellia Rahmawati Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Medan
  • Halking Halking Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Medan
Keywords: Socioeconomic Status, Election, New Voters

Abstract

The Presidential Election (Pilpres) is one of the most important moments at the national level where all people are involved. Candidates who participate in the presidential election cannot be separated from the image and support of the parties that form their political consciousness. Usually, a party or coalition of parties supports a pair of candidates for President and Vice President. Parties are not only a forum for expressing political views but also as guardians of responses to the aspirations of members and society. Openness and good performance from a party can make people like it, and even make them loyal voters. This research aims to determine whether there is an influence of socio-economic status level on the electoral understanding of first-time voters in the 2024 presidential election in Suka Mulia Village, Secanggang District, Langkat Regency. The type of research used in this research is quantitative research with a survey approach. Data collection was carried out through primary and secondary data. The results of the validity test for the two variables, namely variable From the results of calculating the t count of 5.0 and t table of 0.00657, it can be seen that the t count is greater than the t table, namely 5.0 > 0.00657, so Ho is rejected and this means that there is a significant influence of the level of socio-economic status on understanding elections. beginner voters in the 2024 presidential election in Suka Mulia Village, Secanggang District, Langkat Regency.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abdullah, N. S. (1993). Pengantar Ilmu Ekonomi Forum Pengkajian dan Pengembangan Pendidikan dan Koperasi. Bandung : Program Pendidikan Koperasi FPIPS IKIP.
Abdulsyani. (2002). Sosiologi Skematika, Teori, dan Terapan. Jakarta: PT Bumi Aksara.
Abdulsyani. (2007). Sosio8logi Skematika, Teori, dan Terapan. Jakarta: PT Bumi Aksara.
Agung, A.M., & Lilik. (2007). Dari budaya perusahaan ke budaya kerja; dalam bukucorporate culture, challenge to excellence. Jakarta: PT. Elex Media Komputindo.
Arianto, B. (2011). Analisis penyebab masyarakat tidak memilih dalam pemilu. Jurnal Ilmu Politik dan Ilmu Pemerintahan, 1(1), 51-60.
Arikunto, S. (2002). Metodologi Penelitian Suatu Pendekatan Proposal. Jakarta: PT. Rineka Cipta.
Arikunto, Suharsimi. (2006). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta : PT. Asdi Mahasatya.
Arikunto. (2010). Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta: Rineka Cipta.
Arwiyah, M.Y. (2013). Status Sosial Ekonomi dan Kualitas Politik Dalam. XXVIII(1), 85-92.
Baiquni, A. (2009). Pengaruh Tingkat Pengetahuan Terhadap Iklan Politik Televisi Terhadap Sikap Politik Pemilih Pemula di Kecamatan Klojen Kota Malang (Doctoral Dissertation, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim).
Fernanda, F, E. (2016) Persepsi Pemilih Pemula Terhadap Pilkada Serentak Didesa Way Mili Kecamatan Gunung Pelindung Kabupaten Lampung Timur Tahun 2016.
Frenki, F . (2016). Asas-asas Dalam Pelaksanaan Pemilihan Umum Di Indonesia Menurut Fiqh Siyasah. Asas. 8(1).
Haris. (2006). Politik Organisasi. Yogyakarta : Pustaka Belajar.
Indriantoro, Nur., dan Supomo, Bambang. (2013). Metodologi Penelitian Bisnis Untuk Akuntasi & Manajemen. Yogyakarta: BPFE.
Joko J. Prihatmoko. (2005). Pemilihan Kepala Daerah Langsung. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
K. Kartini. (1991). Menyiapkan dan Memandu Karier. Jakarta: Penerbit. Rajawali Pers.
Kansil. CST. (1986). Pengantar Ilmu Hukum dan Tata Hukum Indonesia, Balai. Pustaka: Pustaka.
Mahmud, S. (2023). Hubungan Tingkat Sosial Ekonomi Terhadap Tingkat Partisipasi Politik Masyarakat Etnis Keturunan Tionghoa Dalam Pilkada Di Kabupaten Soppeng. Jurnal Ilmiah Metansi (Manejemen dan Akuntasi). 6(1), 101-107.
Mayor, Polak J.B.A.F. (1979). Sosiologi Suatu Buku Pengantar Ringkas. Jakarta: PT. Ikhtiar Baru.
Mujani, S., Liddle, R. W., & Ambardi, K. (2012). Kuasa Rakyat: Analisis Tentang Prilaku Memilih Dalam Pemilihan Legislatif dan Presiden Indonesia Pasca Orde Baru. Mizan Media Utama.
Mulyanto Sumardi. (1985). Sumber Pendapatan Kebutuhan Pokok dan Perilaku Menyimpang. CV. Rajawali. Jakarta.
Muslim, A. (2013). Faktor-faktor Partisipasi Politik Pemilih Pemula di Kecamatan Andir Pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (PILGUB) Jabar 2013. J. UNIKOM. 1 (1).
Nasution. (1994). Teknologi Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara.
Neliwati. (2018). Metodelogi Penelitian Kuantitatif (kajian teori dan praktek). Widiya Puspita. Medan : UINSU.
Ngadiyono. (1998). Pengantar Ilmu Pendidikan. Bandung: Alumni.
Otariana, W. (2013). Pengaruh Status Sosial Ekonomi Terhadap Partisipasi Politik Masyarakat Di Kabupaten Banyumas Selama Menjadi Daerah Percontohan Otonom Tahun 2012. Universitas Indonesia. Skripsi
Pamungkas, Sigit. (2009). Perihal Pemilu. Yogyakarta: Megatama. Rajawali Jakarta.
Purnama, R., & Dewi, M.TF. (2020) Pengaruh Status Sosial Ekonomi Terhadap Partisipasi Politik Pemilihan Umum Kepala Daerah Pada Masyarakat Langensari Kota Banjar Tahun 2018. Moderat: Jurnal Ilmiah Ilmu Pemerintahan. 6(2), 245-256.
Ritonga, M.T. dkk. (2000). Pengetahuan Sosial Ekonomi. Jakarta: Erlangga.
Rudini. (1994). “Atas Nama Demokrasi”. Jakarta: Bigraf Publishing.
Sarbaini. (2015). Demokratisasi dan Kebebasan Memilih Warga Negara dalam Pemilihan Umum. Jurnal Inovatif, Volume III Nomor 1. Hal. 107.
Sastroatmodjo, Sudijono. 1995. Perilaku Politik. Semarang :IKIP Semarang Press.
Seketaris Jenderal KPU Biro Teknis dan Hupmas. (2010). Modul : Pemilihan untuk Pemula. Jakarta : Komisi Pemilihan Umum.
Sholikin, A. (2019). Mahalnya Ongkos Politik dalam Pemilu Serentak Tahun 2019. Jurnal Transformative, 5(1), 87–108.
Sholikin, A. (2021a). Implementation of Green and Clean Policies in Environmental Governance Perspective in Lamongan Regency. Jurnal Ilmu Administrasi: Media Pengembangan Ilmu Dan Praktek Administrasi, 18(1), 104–117.
Sholikin, A. (2021b). Kajian Model Demokrasi: Teori dan Paradigma. Madani Jurnal Politik Dan Sosial Kemasyarakatan, 13(02), 168–184.
Solikhin, A. (2017). Menimbang Pentingnya Desentralisasi Partai Politik di Indonesia. Journal of Governance, 2(1).
Siahaan, N. (2016). Pengaruh Status Sosial Ekonomi Terhadap Partisipasi Politik Masyarakat Pda Pemilihan Kepala Daerah Di Kabupeten Asahan Tahun 2015 (Studi Analisis Pada Masyarakat Kecamatan Aek Kuasan Kabupaten Asahan Tahun 2015). UNIMED . Skripsi
Silalahi, Ulber. (2010). Metode Penelitian Sosial. Bandung: PT. Refika Aditama.
Soekanto, Soerjono. (2007). Sosiologi suatu Pengantar. Jakarta: P.T.Raja. Grafindo
Soekanto, Soerjono. (2013). Sosiologi Suatu Pengantar. Rajawali Pers: Jakarta
Soerjono Soekanto (2010). Sosiologi Suatu Pengantar. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Sugihartono. (2007). Psikologi Pendidikan. Yogyakarta. UNY Press.
Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif Dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sugiyono. (2014). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif Dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sugiyono. (2016). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif Dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif Dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif Dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif Dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sugiyono. (2021). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif Dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sumardi, M. 2004. Kemiskinan dan Kebutuhkan Pokok. Jakarta : Rajawali Jakarta.
Suroto. (1986). Strategi Pembangunan dan Perencanaan Tenga Kerja. Yogyakarta: Gajah Mada University Press.
Sy, Pahmi. (2010). Politik Pencitraan. Gaung Persada Press. Jakarta.
Tamam, G, Z. (2021). Pengaruh Tingkat Status Sosial Ekonomi Terhadap partisipasi Politik Masyarakat Pada Pemilihan Umum Presiden Tahun 2019 Di Kelurahan Grendeng. Skripsi
Tamara, G. A. (2016). Pengaruh Sosial Ekonomi Terhadap Partisipasi Masyarakat Dalam Pemilihan Kepala Daerah Kabupaten Lampung Tahun 2015 (Studi Perbandingan Kelurahan Way Urang dan Kelurahan Bumi Agung Kecamatan Kalinda Kabupaten Lampung Selatan).
Tatik Suryani. (2008). Perilaku Konsumen. Yogyakarta : Graha ilmu.
Undang-Undang No 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum dalam Bab IV Pasal 198.
Widiyanto, Joko. (2010). SPPS For Windows Untuk Analisis Data Statistik dan Penelitian. Surakarta : BP-FKIP UMS.
Yossimeilinda. 2021. Prefersi Politik Pemilihan Mileniar Dalam Pilkada Kota Padang Tahun 2018. Skripsi
Published
2024-08-07
How to Cite
Rahmawati, S., & Halking, H. (2024). Pengaruh Tingkat Status Sosial Ekonomi terhadap Pemahaman Pemilu Pemilih Pemula pada Pilpres 2024 di Desa Suka Mulia Kecamatan Secanggang Kabupaten Langkat. Madani Jurnal Politik Dan Sosial Kemasyarakatan, 16(02), 165-190. https://doi.org/https://doi.org/10.52166/madani.v16i02.7385