SAINTIS Jurnal ilmu-ilmu eksakta
https://e-jurnal.unisda.ac.id/index.php/saintis
<p>Jurnal Saintis is a peer-reviewed journal published by Faculty Engineer State Universitas Islam Darul 'Ulum Lamongan. Jurnal Saintis is published two times annually, in <strong>June and December</strong>. Jurnal Saintis provides a place for academics, researchers, and practitioners to publish scientific articles. The scope of the articles listed in this journal is related to various topics such as Civil Engineering, Electrical Engineering, Informatics Engineering, Craft Engineering, Architecture, Industrial Engineering, Mechanical Engineering, Engineering Education, and other related engineering fields.</p> <p>All manuscripts sent to the Jurnal Saintis editor are accepted in Bahasa Indonesia or English. Since 2024, Open Journal Systems (OJS) has been applied for all business process in Jurnal Saintis. Therefore, authors are required to register in advance and to upload the manuscript online. The manuscript progress could be monitored through OJS. Authors, readers, editorial board, editors, and peer review could obtain the real-time status of the manuscript.</p> <p>Please read these journal guidelines and template carefully. Authors who would like to submit their manuscript should obey the writing guidelines. If the manuscript submitted is not in accordance with the guidelines or is written in a different format, it will <strong>BE REJECTED</strong> by the editors before being reviewed. The editors will only accept manuscripts which meet the assigned format.</p>Faculty of Engineering, Universitas Islam Darul Ulum Lamonganen-USSAINTIS Jurnal ilmu-ilmu eksakta2085-1421KAJIAN SISTEM DRAINASE GUNA MENANGULANGGI GENANGAN AIR
https://e-jurnal.unisda.ac.id/index.php/saintis/article/view/11138
<p>Drainase merupakan suatu sistem untuk menyalurkan air hujan. Sistem ini mempunyai peranan yang sangat penting dalamn menciptakan lingkungan yang sehat, apalagi di daerah berpendudukan padat seperti perkotaan. Evaluasi saluran drainase diperlukan untuk mengetahui kapasitas penampang dengan menghitung debit banjir rencana menggunakan metode Rasional. Analisa debit banjir rencana dilakukan dengan menghitung curah hujan rencana dengan metode distribusi yang dipilih yaitu Log Pearson Tipe I. Dari hasil analisa debit banjir rancangan periode ulang di dapat Q2 sebesar 0,772 m3/dt, Q5 sebesar 0,9706 m3/dt dan Q10 sebesar 1,1051 m3/dt. Evaluasi saluran drainas pada jalan Airlangga kelurahan menongo Kecamatan Sukodadi dilakukan dengan perhitungan hidrolika sederhana. Dari perhitungan kapasitas saluran eksisting di dapat Qkanan sebesar 0,6117 m3/dt dan Qkiri sebesar 0,4390 m3/dt. Hasil evaluasi menunjukkan saluran drainase pada Jalan Airlangga Kelurahan menongo Kecamatan Sukodadi tidak dapat menampung debit banjir rancangan 02, Q5 dan Q10. Maka dilakukan evaluasi untuk saluran kiri dan kanan, sehingga di dapat debit saluran rancangan Qkiri sebesar 0,784 1 m3/dt dan Qkanan sebesar 0,9888 m3/dt. Dimana Qkanan >Qrancangan 2 dan 5 tahun. Dan untuk Qkiri > Qrancangan 2 tahun.</p>Choirul AnamAgus SetiawanDani Pranata Putra
##submission.copyrightStatement##
http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2023-12-302023-12-301210.52166/saintis.v1i2.11138ANALISIS FAKTOR PENYEBAB KECELAKAAN LALU LINTAS DI JALAN RAYA STUDI KASUS JALAN RAYA SURABAYA-LAMONGAN PADA KM 40 SAMPAI KM 46
https://e-jurnal.unisda.ac.id/index.php/saintis/article/view/11139
<p>Banyak penyebab meningkatnya kecelakaan di jalan selain pertambahan penduduk dan kemakmuran yang menyebabkan semakin banyak orang berpergian, dan ini berkisar dari sifat acuh perorangan dan masyarakat terhadap pengekangan emosional dan fisik agar dapat hidup aman pada lingkungan yang serba mesin. Walaupun banyak kota kita yang sekarang menjadi sangat ramai dengan kendaraan bermotor, tetapi para insinyur dan perencana telah gagal menciptakan suatu lingkungan yang penggunaannya aman dan beradab. Banyak kecelakaan yang sebenarnya tidak perlu terjadi karena fasilitas yang ada tidak dapat memenuhi kebutuhan-kebutuhan dari setiap kelompok pemakai jalan. Begitu juga jalan Surabaya Lamongan yang merupakan jalan penghubung antara kota Surabaya dengan Lamongan dengan tujuan dapat memperlancar transportasi untuk memenuhi kebutuhan ekonomi. Jalan raya dengan panjang 6 km ini setiap harinya ramai kendaraan yang lewat, sebab banyak sekali pertokoan, rumah sakit, pasar, dan perumahan yang terdapat di sepanjang jalan ini. Sehingga begitu ramainya jalan ini menjadi patokan orang-orang sebagai jalan rawan kecelakaan, karena seringnya terjadi kecelakaan di jalan ini. Faktor penyebab kecelakan yang terjadi di jalan Surabaya - Lamongan pada km 40 sampai km 46 yaitu kurangnya antisipasi manusia terhadap kepadatan lalu Intas.</p>Intan MayasariChoirul AnamMuhel Brian Heriyanto
##submission.copyrightStatement##
http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2025-10-102025-10-101210.52166/saintis.v1i2.11139ANALISIS PERBANDINGAN PONDASI TIANG PANCANG DENGAN PONDASI BORED PILE PADA PROYEK PUSKESMAS GLAGAH DI TINJAU DARI SEGI BIAYA DAN WAKTU PELAKSANAAN
https://e-jurnal.unisda.ac.id/index.php/saintis/article/view/11140
<p>Pembangunan Puskesmas Glagah, Lamongan di rencanakan menggunakan pondasi tiang pancang (<em>mini pile</em>) ukuran 25 x 25 cm dan kedalaman 15 m di bawah tanah. Dalam perencanaan suatu bangunan gedung tidak lepas dari kriteria aman dan ekonomis. Setiap pondasi dituntut mampu mendukung beban maksimum yang mungkin terjadi. Analisis perbandingan pondasi ini dilakukan dengan membandingkan pondasi tiang pancang (<em>mini pile</em>) dan pondasi <em>bored pile</em>.</p> <p>Peneliti ingin melakukan perbandingan pondasi tiang pancang (<em>mini pile</em>) dan pondasi <em>bored pile</em> yang ditinjau dari segi biaya dan waktu, mnenggunakan variasi menghitung volume masing-masing pekerjaan pondasi tiang pancang <em>mini pile </em>,menghitung volume masing-masing pekerjaan pondasi <em>bored pile</em>, menghitung harga satuan pekerja, bahan dan alat, dan menghitung durasi masing-masing pekerjaan pondasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis pondasi yang ekonomis dan <em>efisien</em>.</p> <p>Hasil dari analisis perbandingan pondasi tiang parncang (<em>mini pile</em>) ukuran 25 x 25 cm dengan kedalaman 15 m Biaya yang dibutuhkan untuk pekerjaan pondasi <em>mini pile</em> 25 x 25 cm.yang berjumlah 60 tiang (dengan PPN 10 %) maka hasil analisa rencana anggaran biaya pekerjaan pondasi <em>mini pile</em> 25 x 25 cm adalah adalah Rp. 290.095.472,00. (Dua ratus sembilan puluh juta sembilan puluh lima ribu empat ratus tujuh puluh dua rupiah). serta durasi pelaksanaan 41 hari Sedangkan, biaya yang dibutuhkan untuk pekerjaan <em>bored pile</em> 0 30 cm yang berjumlah 60 tiang (dengan PPN 10 %) maka hasil rencana anggaran biaya pekerjaan pondasi <em>bored pile</em> 0 30 cm adalah Rp 386.464.582,00. (Tiga ratus delapan puluh enam juta empat ratus enam puluh empat ribu lima ratus delapan puluh dua rupiah). Serta durasi pelaksanaan 90 hari.</p>Muhammad Koderi W.H.Agus SetiawanAfin Ulul AzmiAnggitsna Mujib Rabbani
##submission.copyrightStatement##
http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2025-10-102025-10-101210.52166/saintis.v1i2.11140Evaluasi Daya Dukung Tanah Menggunakan Data Sondir untuk Perencanaan Pondasi Gedung Utama Kampus 2 Institut Teknologi dan Bisnis Ahmad Dahlan Lamongan
https://e-jurnal.unisda.ac.id/index.php/saintis/article/view/11141
<p style="margin: 0cm; text-align: justify; text-justify: inter-ideograph;">Pembangunan Gedung Utama Kampus 2 Institut Teknologi dan Bisnis Ahmad Dahlan Lamongan memerlukan perencanaan pondasi yang kokoh dan stabil untuk menopang beban struktur bangunan secara optimal. Salah satu tahapan penting dalam proses perencanaan tersebut adalah <strong data-start="722" data-end="752">evaluasi daya dukung tanah</strong> melalui metode <strong data-start="768" data-end="810">Uji Sondir (Cone Penetration Test/CPT)</strong>. Metode ini digunakan untuk mengetahui karakteristik tanah, terutama nilai <strong data-start="886" data-end="911">perlawanan konus (qc)</strong> dalam satuan kg/cm² dan <strong data-start="936" data-end="959">hambatan lekat (fs)</strong> dalam satuan kg/cm, yang menjadi dasar dalam menentukan jenis pondasi yang sesuai.</p> <p style="margin: 0cm; text-align: justify; text-justify: inter-ideograph;" data-start="1046" data-end="1712">Penelitian ini dilakukan dengan pengujian di <strong data-start="1091" data-end="1112">tiga titik lokasi</strong> menggunakan alat sondir ringan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa pada <strong data-start="1184" data-end="1201">titik pertama</strong>, nilai qc ≥ 250 kg/cm² dicapai pada kedalaman sekitar <strong data-start="1256" data-end="1271">15,00 meter</strong>; pada <strong data-start="1278" data-end="1293">titik kedua</strong>, nilai qc serupa dicapai pada kedalaman <strong data-start="1334" data-end="1349">16,00 meter</strong>; sedangkan pada <strong data-start="1366" data-end="1382">titik ketiga</strong>, nilai qc ≥ 250 kg/cm² diperoleh pada kedalaman <strong data-start="1431" data-end="1446">17,00 meter</strong>. Berdasarkan hasil analisis kapasitas dukung tanah dengan faktor keamanan (<strong data-start="1522" data-end="1528">FK</strong>) 3 dan 5, diperoleh daya dukung ijin untuk tiang pancang bujur sangkar ukuran <strong data-start="1607" data-end="1621">25 × 25 cm</strong> berkisar antara <strong data-start="1638" data-end="1657">34,39–59,32 ton</strong>, dengan daya dukung ultimit mencapai <strong data-start="1695" data-end="1709">178,04 ton</strong>.</p> <p style="margin: 0cm; text-align: justify; text-justify: inter-ideograph;" data-start="1714" data-end="2101">Hasil evaluasi menunjukkan bahwa <strong data-start="1747" data-end="1801">pondasi dalam tipe tiang pancang (pile foundation)</strong> berukuran <strong data-start="1812" data-end="1826">25 × 25 cm</strong> dengan kedalaman <strong data-start="1844" data-end="1859">15–18 meter</strong> merupakan jenis pondasi yang paling sesuai untuk proyek ini. Pondasi ini dinilai mampu menahan beban vertikal dan lateral secara optimal, serta menjaga kestabilan struktur terhadap potensi penurunan diferensial pada kondisi tanah setempat.</p> <p data-start="2103" data-end="2199"><strong data-start="2103" data-end="2118">Kata Kunci:</strong> penyelidikan tanah, uji sondir, kapasitas dukung tanah, pondasi, tiang pancang</p>Agus SetiawanMuhammad Nasikhul Abid
##submission.copyrightStatement##
http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2025-10-102025-10-101210.52166/saintis.v1i2.11141PENGARUH NILAI KERUSAKAN PERKERASAN DAN KELENTURAN PADA JALAN KARANGAN POHWATES DAN WORO KABUPATEN BOJONEGORO
https://e-jurnal.unisda.ac.id/index.php/saintis/article/view/11142
<p>penelitian ini dilakukan untuk mengetahui tingkat kerusakan dan kelenturan jalan aspal di wilayah karangan pohwates dan woro, kabupaten bojonegoro. jalan ini sering dilalui kendaraan berat dan merupakan jalur penting bagi masyarakat. pengamatan dilakukan dengan cara melihat langsung kondisi jalan dan mengukur kelenturan permukaan jalan menggunakan alat khusus. hasilnya menunjukkan bahwa kerusakan yang paling sering ditemukan adalah retak-retak, lubang, dan jalan yang bergelombang. selain itu, nilai kelenturan jalan juga menunjukkan bahwa daya tahan jalan mulai menurun. jika tidak segera diperbaiki, kerusakan bisa bertambah parah. hasil penelitian ini bisa digunakan sebagai dasar untuk perencanaan perbaikan jalan di wilayah tersebut.</p>Agus SetiawanIntan MayasariAinun Nurin SharvinaMuhammad Hafidhotul Kirom
##submission.copyrightStatement##
http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2025-10-102025-10-101210.52166/saintis.v1i2.11142