PERAN SUASANA RUANG BANGUNAN MUSEUM SEBAGAI MEDIA KOMUNIKASI PADA PENGUNJUNG
Abstract
Museum merupakan fasilitas yang berfungsi melindungi, mengembangkan, memanfaatkan, dan mengomunikasikan beberapa objek koleksi yang bernilai sejarah kepada masyarakat luas. Namun besarnya manfaat museum sangat berbanding terbalik dengan minat masyarakat terhadapnya. Suasana ruang merupakan kondisi yang dihasilkan dari sebuah ruang yang dapat diatur hingga batas tertentu sesuai dengan kebutuhannya dan berdampak pada aktivitas manusia yang ada di dalamnya. Suasana ruang juga memiliki beberapa fungsi salah satunya adalah sebagai media komunikasi yang dapat mempengaruhi aktivitas individu di dalamnya Hal tersebut tentunya dapat diterapkan pada museum agar penyampaian nilai budaya dan sejarah pada objek yang dipamerkan dapat tersampaikan dengan maksimal. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode observarsi, yang mana pengumpulan data dilakukan dengan cara mengumpulkan beberapa data dan kemudian diolah secara naratif dan deskriptif guna mendapat hasilnya. Tujuan yang akan dilakukan dalam penelitian ini adalah Hal tersebut tentunya dapat diterapkan pada museum agar penyampaian nilai budaya dan sejarah pada objek yang dipamerkan, oleh karena itu hasil dari penelitian ini adalah menunjukkan bahwa suasana ruang museum dapat berperan sebagai media komunikasi pada pengunjung, sehingga dapat menjadikan bangunan museum bersifat interaktif, tidak berkesan kuno dan membosankan seperti halnya persepsi masyarakat saat ini.
Downloads
References
Asmara, D. (2019). Peran Museum dalam Pembelajaran Sejarah. Kaganga:Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial-Humaniora, 2(1), 10–20. IPM2KPE.
Ghunadi, G., & Fatimah, D. (2021). Tinjauan Pencahayaan Buatan Dalam Membangun Suasana Ruang Pada Pameran Tematik (Vol. 01). Retrieved from https://ojs.unikom.ac.id/index.php/divagatra
Goestien, C. S., Ratri, D., & Wibisono, A. (2023). Pengaruh Elemen Visual pada Ruang Mini Museum Atsiri Sarinah Jakarta terhadap Pengalaman Pengunjung. Jurnal Pengetahuan & Perancangan Desain Interior | (Vol. 11).
Hidjaz, T. (2004). Terbentuknya Citra Dalam Konteks suasana Ruang ( Taufan Hidjaz) TERBENTUKNYA CITRA DALAM KONTEKS SUASANA RUANG. Retrieved from http://puslit.petra.ac.id/journals/interior/
ihansunrise. (2014). Filosofi Museum Tsunami Aceh. steemit.com.
Iqbal, R. (2017). Museum Bencana Tsunami. idntimes.com.
Limantara, O. (2017a). Pengaruh Interior Terhadap Perilaku Pengunjung Museum House Of Sampoerna Surabaya. Intra, 5(2), 811–819.
Limantara, O. (2017b). Pengaruh interior terhadap perilaku pengunjung Museum House of Sampoerna Surabaya. Intra, 5(2), 811–819.
Maulana, Y. (2021). Museum Tsunami Aceh Pengingat Tragedi dan simbol Kebangkitan Tanah Rencong. Detik.com.
Michico, R. N. (2016). Tak Lelah Kenang Sejarah Tragedi Di Mseum Tsunami Aceh. news.detik.com.
Museum ssunami Gelar Pameran Tematik The Animal Instinct. (2022). disbudpar.acehprov.go.id.
Museum Tsunami Aceh, Tempat Belajar dan Men. (2014). kompas.com.
Mutia, R. (2020). Merenung di Museum Tsunami Aceh. sumatra.bisnis.com.
Pribadi, T. S., Widihardjo, W., Desain, M., Rupa, S., & Desain, D. (2015). PENERAPAN ELEMEN-ELEMEN INTERIOR SEBAGAI PEMBENTUK SUASANA RUANG ETNIK JAWA PADA RESTORAN BOEMI JOGLO. Retrieved from http://kbbi.web.id/suasana
Putra, I. (2014). Museum Tsunami Aceh. antaranews.com.
R. Tjahjopurnomo, A. A. Munandar, A. Perdana, A. Rahayu, & A. M. Gultom. (2011). SEJARAH PERMUSEUMAN DI INDONESIA. Direktorat Jenderal Kebudayaan.
Ravel, J., & Darmayanti, T. E. (2023). Kajian Pengalaman Ruang Interior Pet Shop Kota Bandung. Aksara: Jurnal Ilmu Pendidikan Nonformal, 9(2), 1179–1188.
Salim, P., Ruki, U. A., Agung, A., & Wulandari, A. (2020). STUDI TATA PAJANG KERIS PADA MUSEUM PUSAKA, TAMAN MINI INDONESIA INDAH, 7.
Sari, K. (2023). Menjelajahi Museum Tsunami Aceh Ada Ruangan Yang Bikin Merinding. travel.detik.com.
Sutarmin. (2000). Museum sebagai wahana pendidikan sejarah. Masyarakat Sejarawan Indonesia Cabang Yogyakarta.
Sutrisno H. (2002). Metodologi Reserch.









