STUDI AGAMA ISLAM MELALUI PENDEKATAN INTERDISIPLINER

Perspektif Ricard C. Martin

Authors

  • Suwarno Suwarno IAIN Takengon Aceh Tengah

DOI:

https://doi.org/10.52166/dar%20el-ilmi.v7i2.2178

Keywords:

Studi Islam, Approach, Fideistic Subjectivism, Scientific Objectivism, Interdisipliner

Abstract

Ricard C. Martin, melalui ‘karya’“Approaches to Islam in Religious Studies” mencoba untuk menunjukkan bahwa kajian keislaman (Islamic Studies) tidak monolitik atau bahkan subyektif. Berangkat dari kegelisahannya pada kegagalan kajian agama yang seringkali justru memicu konflik berbagai pihak, ia memilah dua mainstream besar pendekatan kajian terhada agama khususnya Islam: Fideistic Subjectivism dan Scientific Objectivism. Yang pertama beroroentasi teologis dan sangat subyektif karenanya pendekatan ini ditolaknya, sedangkan yang kedua relatif lebih bersifat obyektif karena memenuhi prosedur ilmiah dan relatif dapat diterimanya. Melalui data teks dalam beragam scripture dan data ekspresi prilaku keagamaan (text data and behavioral expressions of human religiousness) yang ditunjukkan Martin, artikel ini mencoba mengeksplorasi pendekatan interdisipliner yang digunakan Martin dalam menjelaskan agama khususnya Islam dari sisi sains yang yang lebih obyektif mulai dari filologi sampai pada model fenomenologi Husserl dengan tetap mempertimbangkan perkembangan masing-masing karena kelemahan yang dimilikinya.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2020-10-22

How to Cite

Suwarno, S. (2020). STUDI AGAMA ISLAM MELALUI PENDEKATAN INTERDISIPLINER: Perspektif Ricard C. Martin. Dar El-Ilmi : Jurnal Studi Keagamaan, Pendidikan Dan Humaniora, 7(2), 140–154. https://doi.org/10.52166/dar el-ilmi.v7i2.2178

Issue

Section

Articles