PROGRAM BATINKU PADANG SEBAGAI MODEL PENGUATAN MODERASI BERAGAMA BERBASIS KESETARAAN STRUKTURAL

Authors

  • Syahidah Asma Amanina Universitas Islam Negeri Salatiga
  • Maritza Verda Tsary Universitas Islam Negeri Salatiga
  • Purnomo Universitas Islam Negeri Salatiga

Keywords:

Moderasi Beragama, Dominasi Kelompok, Kekerasan Simbolik, Kesetaraan Struktural, Toleransi Intra-agama

Abstract

Sekolah dengan siswa lintas agama idealnya menjadi ruang di mana kelompok minoritas benar-benar diakui, bukan sekadar dibolehkan ada. Penelitian tentang moderasi beragama di sekolah selama ini cenderung memisahkan dominasi antaragama dan dominasi intra-agama sebagai dua isu terpisah, sementara kajian tentang pelembagaan ibadah lintas agama sebagai satu program tunggal dan setara masih jarang dilakukan. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bagaimana Program Batinku Padang di SMP Negeri 4 Salatiga berperan dalam memecah dominasi kelompok mayoritas dan memperkuat moderasi beragama, baik dalam relasi antaragama maupun keragaman praktik ibadah di internal agama mayoritas. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain eksploratif-deskriptif berbasis studi kasus tunggal, melibatkan dua guru Pendidikan Agama Islam dan dua siswa non-Muslim sebagai informan primer, dengan data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi, dan studi dokumen, kemudian dianalisis mengikuti model Miles dan Huberman. Hasil penelitian mengindikasikan bahwa pada dimensi antaragama, kesetaraan struktural dalam pengaturan ruang, waktu, dan volume ibadah berpotensi mencegah waktu ibadah mayoritas menjadi doxa, sekaligus memungkinkan siswa minoritas menghayati ibadahnya secara bermakna. Pada dimensi intra-agama, ditemukan bahwa sekolah tidak menetapkan satu bacaan ibadah sebagai standar tunggal, sehingga berpotensi mencegah monopoli modal keagamaan oleh satu kelompok siswa Muslim atas kelompok lain. Temuan ini memperluas kajian moderasi beragama yang sebelumnya berhenti pada dimensi antaragama, dengan menunjukkan bahwa kesetaraan struktural juga relevan diterapkan pada dinamika di dalam satu komunitas agama yang sama. Penelitian ini bersifat eksploratif dengan keterbatasan jumlah dan variasi informan, sehingga temuan perlu dibaca sebagai indikasi awal, bukan generalisasi komprehensif; penelitian lanjutan dengan triangulasi perspektif siswa Muslim, kepala sekolah, dan orang tua sangat direkomendasikan. Implikasi praktisnya, model kesetaraan struktural dalam Batinku Padang dapat menjadi rujukan bagi sekolah lain yang ingin memperkuat moderasi beragama secara menyeluruh, tidak hanya pada relasi antaragama tetapi juga pada keragaman internal agama mayoritas.

 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abdulatif, Sofian, and Dinie Anggraeni Dewi. “Peran Pendidikan Kewarganegaraan Dalam Membina Sikap Toleransi Antar Siswa.” Jurnal Pendidikan Dan Pengajaran Guru Sekolah Dasar (JPPGuseda) V 4, no. PERANAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN DALAM MEMBINA SIKAP TOLERANSI ANTAR SISWA (2021): 103–9. https://journal.unpak.ac.id/index.php/JPPGuseda/article/viewFile/3610/2397.

Aderibigbe, Semiyu Adejare, Mesut Idriz, Khadeegha Alzouebi, Hussain AlOthman, Wafa Barhoumi Hamdi, and Assad Asil Companioni. “Fostering Tolerance and Respect for Diversity through the Fundamentals of Islamic Education.” Religions 14, no. 2 (2023): 1–16. https://doi.org/10.3390/rel14020212.

Ariefana, Pebriansyah. “Survei PPIM UIN Jakarta: 50,87 Guru Dari TK - SMA Intoleran Dan Radikal.” Suara.com, 2019.

Azahro, Salma Khairunisa, Hasna Fikria Roberti, Sri Widiani, Sari Famularsih, Dwitjahjo Koesharjanto, and Tri Purwanto. “Implementasi Program Batinku Padang Dalam Menumbuhkan Kedisiplinan Ibadah Siswa Di SMP Negeri 4 Salatiga 2025/2026.” COMMUNITY: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat 6, no. 1 (2026): 272–82. https://doi.org/https://doi.org/10.51878/community.v6i1.8944.

Boreiko, Yuriі, and Mykhailo Kulakevych. “Symbolic Violence in Social Theory of Pierre Bourdieu: Reception in the Religious Sphere.” Sophia. Human and Religious Studies Bulletin 18, no. 2 (2021): 5–8. https://doi.org/10.17721/sophia.2021.18.1.

Creswell, John W. Qualitative, Quantitative, and Mixed-Methods Research. SAGE Publications. Vol. 4. Los Angeles, 2009. https://doi.org/10.1128/microbe.4.485.1.

Damarjati, Danu. “Indeks Kota Toleran Terbaru: Salatiga, Singkawang, Semarang Tertinggi.” Kompas.com, 2026.

Goli, Nur Haliza, and Sedya Santosa. “Urgensi Pendidikan Toleransi Antar Umat Beragama Di Indonesia.” Jurnal Pendidikan Indonesia 12, no. 2 (2023): 28–39.

Habe, Hazairin, and Ahiruddin Ahiruddin. “Sistem Pendidikan Nasional.” Ekombis Sains: Jurnal Ekonomi, Keuangan Dan Bisnis 2, no. 1 (2017): 39–45.

Hanif, Mustofa Abdul, Muhammad Azzam, and Abdul Aziz Mubarok. “Pengaruh Perbedaan Pandangan Qunut Subuh Terhadap Toleransi Umat ISlam.” Inspirasi Edukatif: Jurnal Pembelajaran Aktif 7, no. 2 (2026): 1–6.

Hasanah, Srikandi Al, and Yulita Pujilestari. “Implementasi Sikap Toleransi Antar Umat Beragama Di Kalangan Masyarakat.” Jurnal Ilmiah Mimbar Demokrasi 23, no. 2 (2024): 395–99. https://doi.org/10.21009/jimd.v23i2.38846.

Herawati, Dessy. “Upaya Sekolah Membangun Sikap Toleransi Beragama Siswa Di SMPN 1 Bululawang Kabupaten Malang,” 2020.

Hidayat, Devi, and Dadang Sundawa. “Merayakan Perbedaan Sebagai Praktik Pendidikan Demokrasi : Studi Kualitatif Tentang Toleransi Beragama Di Sekolah Dan Masyarakat.” Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik Dan Humaniora 6, no. 1 (2026): 1–14.

Miles, Matthew B., A. Michael Huberman, and Johnny Saldana. Qualitative Data Analysis A Mthods Sourcebook. London: SAGE Publication, 2014.

Moleong, Lexy Johannes. Metodologi Penelitian Kualitatif. PT Remaja Rosdakarya Bandung, 2010.

Muhajarah, Kurnia, and Moh Erfan Soebahar. “Fiqh of Tolerance and Religious Moderation: A Study Towards Indonesia, Malaysia, and Thailand.” Cogent Arts and Humanities 11, no. 1 (2024). https://doi.org/10.1080/23311983.2024.2303817.

Neo, Jaclyn L. “Religious Minorities in Asia: Between the Scylla of Minority Protection and Charybdis of Religious Freedom Rights?” Religions 12, no. 10 (2021). https://doi.org/10.3390/rel12100881.

Ombudsman. “SMP 8 Revisi Aturan Yang Dinilai Wajibkan Siswi Pakai Jilbab.” Ombudsman, 2019. https://ombudsman.go.id/perwakilan/news/r/pwk--smp-8-revisi-aturan-yang-dinilai-wajibkan-siswi-pakai-jilbab.

Pajarianto, Hadi, Imam Pribadi, and Nur S. Galugu. “Youth Religious Moderation Model and Tolerance Strengthening Through Intellectual Humility.” HTS Teologiese Studies / Theological Studies 79, no. 1 (2023): 1–10. https://doi.org/10.4102/hts.v79i1.8196.

Setiabudi, Widya, Caroline Paskarina, and Hery Wibowo. “Intoleransi Di Tengah Toleransi Kehidupan Beragama Generasi Muda Indonesia.” Sosioglobal: Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Sosiologi 7, no. 1 (2022). https://jurnal.unpad.ac.id/sosioglobal/article/view/29368.

Simorangkir, Rinto Fernando, Ridwan Ahmad Sukri, and Dewi Haryanti Susilastuti. “Persepsi Pelajar SMP Dan Guru Terkait Kebijakan Sekolah Dalam Membangun Toleransi Dan Praktik Baik Kota Salatiga,” 2024.

Sodiqin, Ali, and Roehana Rofaidatun Umroh. “TOWARDS AN INTERRELIGIOUS FIQH A Study of the Culture-Based Religious Tolerance in the Kaloran Community, Central Java, Indonesia.” Al-Jami’ah: Journal of Islamic Studies 61, no. 1 (2023): 159–80. https://doi.org/10.14421/ajis.2023.611.159-180.

Stahl, Garth, and Guanglun Michael Mu. “Pierre Bourdieu: Revisiting Reproduction, Cultural Capital, and Symbolic Violence in Education.” The Palgrave Handbook of Educational Thinkers, 2024, 1199–1214. https://doi.org/10.1007/978-3-031-25134-4_128.

Sugiyono. Metode Penelitian Kombinasi (Mix Methods). Alfabeta, 2015.

Yin, Robert K. A Book Review: Case Study Research and Applications: Desong and Methods. Sage Publication. Vol. 11, 2018.

Zakiyah, Zakiyah. “Pendidikan Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa: Pemenuhan Hak Siswa Penghayat Di Sekolah.” Jurnal Penamas 31, no. 2 (2018): 397–418. https://doi.org/10.31330/penamas.v31i2.232.

Downloads

Published

2026-10-05

How to Cite

Syahidah Asma Amanina, Maritza Verda Tsary, & Purnomo. (2026). PROGRAM BATINKU PADANG SEBAGAI MODEL PENGUATAN MODERASI BERAGAMA BERBASIS KESETARAAN STRUKTURAL. Dar El-Ilmi : Jurnal Studi Keagamaan, Pendidikan Dan Humaniora, 13(2), 152–167. Retrieved from https://e-jurnal.unisda.ac.id/index.php/dar/article/view/14368