Jurnal Pengabdian Masyarakat : BAKTI KITA
https://e-jurnal.unisda.ac.id/index.php/baktikita
<p><strong>Jurnal Pengabdian Masyarakat: BAKTI KITA</strong> publised twice a year in April and October by Institute of Research and Community Service of Universitas Islam Darul 'Ulum Lamongan. This Journal contains the result of research based community service such as PAR (<em>Participatory Action Research</em>), ABCD (<em>Asset Based Community Development</em>), CBR (<em>Community-Based Research</em>), <em>Service Learning, </em> <em>Community Development, </em>dan metodologi lainnya.</p>LPPM Universitas Islam Darul 'Ulum Lamonganen-USJurnal Pengabdian Masyarakat : BAKTI KITA2723-6285SOSIALISASI ECOLOGICAL BALANCE DALAM PENCAPAIAN GREEN ECONOMY INDEX DI NEGARA BAGIAN TERENGGANU MALAYSIA
https://e-jurnal.unisda.ac.id/index.php/baktikita/article/view/9273
<p>Ecological Balance merupakan konsep yang baik untuk diadopsi oleh pemerintah dalam keberlanjutan lingkungan hidup. Mitra dalam kegiatan sosialisasi ini adalah masyarakat Kampung Alor Kuda, Darul Iman Terengganu Malaysia. Permasalahan yang dihadapi oleh mitra yakni permasalahan tutupan lahan dan pengelolaan sampah yang belum baik. Dalam penyelesaian masalah tersebut maka tujuan dari kegiatan ini adalah pertama terciptanya kesadaran dan perubahan perilaku masyarakat terhadap lingkungan sekitar. Kedua terwujudnya partisipasi aktif dalam pembangunan berkelanjutan. Ketiga terwujudnya peningkatan kualitas hidup masyarakat. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah sosialisasi dan sesi tanya jawab oleh narasumber bersama masyarakat sebagai partisipan. Hasil kegiatan soasialisasi menunjukkan adanya peningkatan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga ekologi. Materi yang disampaikan, yang meliputi pelestarian hutan mangrove, kebersihan kampung, dan pengelolaan sampah mandiri, berhasil memicu diskusi dan tanya jawab yang konstruktif.</p>Sylvina RusadiWan Mohd Adzim Bin Wan Mohd ZainEko HandrianZulharyanto HadyanSaadilah Subhan
##submission.copyrightStatement##
http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2025-10-192025-10-19621810.52166/baktikita.v6i2.9273PREVENSI BENCANA SOSIAL (KENAKALAN REMAJA) MELALUI PENGUATAN SPIRITUAL COPING MELALUI KIE DENGAN MEDIA AUDIOVISUAL
https://e-jurnal.unisda.ac.id/index.php/baktikita/article/view/9222
<p><em>K</em><em>enakalan remaja di dunia maupun di Indonesia mengalami peningkatan dari tahun-tahun sebelumnya.</em><em> Tujuan kegiatan ini adalah mencegah kenakalan remaja melalui KIE audiovisual. Metode kegiatan ini analisa, persiapan, pelaksanaan, pendampingan dan evaluasi. Hasil kegiatan terdapat peningkatan skor pre-test dan post-test, serta ujia T-Test didapatkan nilai signifikansi 0.008, sehingga dapat disimpulkan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara sebelum dan sesudah dilakukan kegiatan pencegahan kenakalan remaja melalui penguatan spiritual coping melalui komunikasi, informasi dan edukasi (KIE) dengan media audiovisual.</em></p>Ely Rahmatika NugrahaniDwi Yunita HaryantiEdwin Cahya SetyabudiMuhamad Bilal Fernanda
##submission.copyrightStatement##
http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2025-10-192025-10-196291810.52166/baktikita.v6i2.9222MENTAL PSIKOLOGI: FONDASI PENGABDIAN PETUGAS PEMULASARAAN JENAZAH
https://e-jurnal.unisda.ac.id/index.php/baktikita/article/view/10639
<p><em>Pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan kompetensi dan ketahanan mental petugas pamulasaraan jenazah dari Muslimat NU Kota Yogyakarta melalui pelatihan teknis dan psikoedukasi. Pengabdian ini menggunakan pendekatan partisipatoris, meliputi perencanaan, pelaksanaan kolaboratif, dan evaluasi. Pelatihan mencakup teknik pemulasaraan jenazah sesuai syariat Islam, budaya, dan standar kesehatan, manajemen stres, serta komunikasi empatik untuk keluarga berduka. Evaluasi melalui kuesioner skala Likert mengukur delapan aspek mental psikologi: resiliensi, empati, fortitude, manajemen stres, profesionalisme, adaptibilitas, kesadaran diri, dan hormat. Hasil menunjukkan rata-rata TCR baik, dengan resiliensi, empati, dan fortitude tertinggi, serta adaptibilitas terendah. Petugas menunjukkan ketahanan emosional dan empati yang baik, tetapi adaptibilitas dan hormat perlu perhatian lebih. Pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan diri, keterampilan, dan komunikasi empatik petugas, memperkuat peran Muslimat NU dalam pelayanan sosial-keagamaan, serta mengurangi stigma pengurusan jenazah</em></p>Ifah Rofiqoh
##submission.copyrightStatement##
http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2025-10-192025-10-1962192710.52166/baktikita.v6i2.10639HIGIENITAS PENGELOLAAN DAGING KURBAN DI PPMNU KOTA BOGOR
https://e-jurnal.unisda.ac.id/index.php/baktikita/article/view/9415
<p>Penyembelihan hewan kurban merupakan bagian penting dari perayaan Idul Adha. Namun, dalam praktiknya, proses penyembelihan hewan kurban sering kali menghadapi masalah dalam hal keamanan dan kebersihan makanan. Hal ini sangat penting untuk diperhatikan agar makanan yang dihasilkan tidak hanya halal, tetapi juga thayyib, yang berarti aman untuk dikonsumsi. Oleh karena itu, Pusat Studi Halal (PSH) Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (UNUSIA) melakukan pelatihan di beberapa tempat, salah satunya di Pondok Pesantren Mahasiswa Nahdlatul Ulama (PPMNU) di Desa Hambulu, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor, pada Hari Raya Idul Adha 2024, dengan tujuan agar para santri dan mahasiswa dapat meningkatkan pemahaman mengenai higienitas dalam pengelolaan daging kurban. Kegiatan ini melibatkan kolaborasi dengan mahasiswa UNUSIA dan santri PPMNU, serta dukungan dari PSH UNUSIA. Ada empat langkah dalam metode pendampingan yakni persiapan, sosialisasi, pelaksanaan, dan evaluasi. Terdapat 13 unsur higienis yang menjadi standar penilaian. Hasil dari pendampingan tentang kegiatan higienitas pengolahan daging qurban di PPMNU didapatkan nilai 61,53%. Beberapa hal penting yang belum dipenuhi dalam kegiatan penyembelihannya adalah pemeriksaan ante-mortem dan post-mortem, pembuatan galian limbah hewan kurban, dan pemisahan antara jeroan dan daging dalam proses pengemasan</p>Hayaturrahman HayaturrahmanMoh.Yusni Amru GhozaliAbdul QodirNurkabibullah NurkabibullahRoisatun Nisa Firdausiyah Abdur Rouf Sam
##submission.copyrightStatement##
http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2025-10-282025-10-2862283810.52166/baktikita.v6i2.9415PEMBINAAN OLIMPIADE SAINS NASIONAL (OSN) BIDANG STUDI MATEMATIKA DI SMP ISLAM TA’ALLUMUL HUDA BUMIAYU
https://e-jurnal.unisda.ac.id/index.php/baktikita/article/view/10059
<p><em>Mathematics Olympiad is a competition to measure and improve students' mathematics skills. Therefore, guidance and coaching of mathematics olympiad is needed which aims to prepare superior seeds both in terms of material and mental, especially for students at SMP Islam Ta'allumul Huda Bumiayu in facing mathematics olympiad. The method of implementing this community service uses the method of material consolidation (25%), practice questions (60%), and interviews or moderation (15%). The stages of community service include planning, implementation, evaluation, and reflection. The results achieved in this community service, namely the development of the national science olympiad (OSN) in the field of mathematics study were 100% implemented and students were very enthusiastic in participating in the development of mathematics olympiad. Students' understanding of the olympiad material and various types of mathematics olympiad questions increased significantly, as seen from the results of the pre-test and post-test, namely 80.2 and 90.35 from each sub-chapter of the olympiad material. Students have a competitive spirit and compete intelligently and students have a reference source in the form of drilling mathematics olympiad questions whose credibility has been tested.</em></p>Sudrajat SudrajatFathmi Aqinna RifqiaTsalis Rifa ArdiyamtiIntan Sulistyowati
##submission.copyrightStatement##
http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2025-10-282025-10-2862394810.52166/baktikita.v6i2.10059PELATIHAN DESIGN THINKING SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN DAYA SAING IRT KERIPIK BAYAM BERKAH BAROKAH
https://e-jurnal.unisda.ac.id/index.php/baktikita/article/view/10553
<p><em>The purpose of this community service activity is to improve the competitiveness of the home industry (IRT) "Keripik Bayam Berkah Barokah". The activity was carried out through training based on the design thinking approach. The problems faced by the partner include simple product packaging, limited production equipment, and a lack of knowledge in business management. The training materials provided covered business motivation, creativity and innovation, as well as marketing strategies. The training was conducted using lectures, discussions, and practical sessions. The results of the training showed increased motivation, creativity, and innovation in product and packaging development, as well as the use of social media for promotion. In this program, the team also provided spinner and hand sealer equipment to support the improvement of product quality. Overall, the community service activity made a significant contribution to improving the partner's business management quality and competitiveness</em></p> <p><strong><em>Keywords</em></strong><em>: Training, design thinking, competitiveness.</em></p>Dian Ayu Liana DewiMuhammad TahwinFajar sodiqRahma AuliyaMuhammad Ilham Al Asrori
##submission.copyrightStatement##
http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2025-10-282025-10-2862495810.52166/baktikita.v6i2.10553SAHABAT PERPUSTAKAAN DIGITAL: PENINGKATAN KEMITRAAN SEKOLAH DAN MASYARAKAT DALAM PENGEMBANGAN LITERASI
https://e-jurnal.unisda.ac.id/index.php/baktikita/article/view/10626
<p><em>This community service program aims to increase partnerships between schools and the community in literacy development through extracurricular activities and the construction of digital libraries at SMAS Islam Diponegoro Wagir. This program is a response to the condition of partner schools that face limitations in reading collections, suboptimal library management, and lack of community participation in supporting literacy culture. Activities are carried out through problem identification, planning, implementation, and evaluation of results. Various extracurricular-based literacy activities and the provision of digital reading access are carried out to improve students' literacy skills. The development of digital libraries using the Google Sites platform makes it easier for students to access learning resources. In addition, the involvement of parents and the community is also increased through collaboration in literacy activities. The results show an increase in students' interest in reading, active literacy activities in schools, and the emergence of community support for literacy culture. This program has been proven to be able to strengthen the school literacy ecosystem with a participatory and sustainable approach.</em></p>Rudy SetiawanElita Mega Selvia Wijaya
##submission.copyrightStatement##
http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2025-10-282025-10-2862596410.52166/baktikita.v6i2.10626PEMANFAATAN LIMBAH ORGANIK MENJADI BRIKET: ENERGI TERBARUKAN YANG EKONOMIS DAN BERKELANJUTAN
https://e-jurnal.unisda.ac.id/index.php/baktikita/article/view/10675
<p><em>Desa Ngulan Wetan, Kecamatan Pogalan, Kabupaten Trenggalek merupakan wilayah agraris dengan potensi limbah organik melimpah, seperti sekam padi, serbuk kayu, daun kering, dan kulit jagung. Selama ini, limbah tersebut hanya dibakar atau ditumpuk sehingga menimbulkan masalah lingkungan dan menyia-nyiakan potensi ekonominya. Di sisi lain, masyarakat menghadapi kebutuhan akan bahan bakar alternatif yang lebih ekonomis dan ramah lingkungan, mengingat harga LPG dan arang kayu yang tidak stabil. Menanggapi permasalahan tersebut, tim pengabdian dari Program Studi Teknik Industri Universitas Katolik Darma Cendika menginisiasi program pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan pembuatan briket dari limbah organik. Program ini bertujuan memberikan solusi terintegrasi mulai dari peningkatan pengetahuan, penyediaan alat sederhana dan teknologi tepat guna, hingga pendampingan dalam manajemen usaha dan pemasaran. Pelatihan mencakup seluruh proses produksi briket: pengumpulan dan pengeringan limbah, karbonisasi, pencampuran dengan perekat alami, pencetakan, dan pengeringan akhir. Teknologi yang digunakan sederhana dan berbasis sumber daya lokal, sehingga mudah diadopsi masyarakat. Hasil program menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan warga secara signifikan. Kelompok warga yang terlibat mampu memproduksi rata-rata 12 kg briket per bulan, melebihi target awal. Sebagian hasil produksi juga berhasil dipasarkan, menambah pendapatan keluarga sebesar 10–15%. Selain manfaat ekonomi, terjadi perubahan perilaku masyarakat dalam pengelolaan limbah, dari sebelumnya dibakar menjadi produk bernilai. Program ini juga meningkatkan kesadaran akan pentingnya energi terbarukan dan pelestarian lingkungan.</em></p>Agrienta BellanovLusi Mei Cahya WulandariElisabet Priska Arkadewi Kononis
##submission.copyrightStatement##
http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2025-10-282025-10-2862657710.52166/baktikita.v6i2.10675PEMBERDAYAAN BAGI PELAKU USAHA TELUR ASIN MELALUI INOVASI RASA DI DESA KARANGPANDAN KECAMATAN REJOSO KABUPATEN PASURUAN
https://e-jurnal.unisda.ac.id/index.php/baktikita/article/view/10695
<p>Desa Karangpandan merupakan salah satu desa di Kabupaten Pasuruan yang terletak di Kecamatan Rejoso. Hasil dari usaha peternakan bebek diolah menjadi produk telor asin yang memiliki peran penting dalam menopang perekonomian rakyat di Desa Karangpandan. Namun, produk telur asin tradisional yang minim inovasi rasa dinilai kurang menarik bagi pasar yang lebih luas. Kegiatan ini bertujuan untuk memberdayakan pelaku usaha mikro melalui inovasi rasa pada telur asin, dengan mengembangkan varian rasa rendang dan pedas bawang. Metode pelaksanaan terdiri atas koordinasi dengan mitra lokal, praktik langsung pembuatan telur asin rasa oleh penulis, serta evaluasi proses dan hasil produk berdasarkan uji organoleptik. Hasil menunjukkan bahwa penambahan bumbu khas nusantara dapat meningkatkan cita rasa, daya tarik visual, serta nilai jual telur asin. Produk varian rasa ini disukai oleh konsumen, khususnya generasi muda, dan berpotensi memperluas pasar serta meningkatkan omzet usaha. Inovasi sederhana ini menjadi strategi efektif dalam meningkatkan daya saing usaha mikro berbasis pangan lokal. Kegiatan ini sekaligus menunjukkan pentingnya penguasaan teknik produksi dan strategi pemasaran berbasis inovasi rasa dalam mendukung kemandirian ekonomi masyarakat Desa Karangpandan.</p>Muhammad MashuriIndri FebriantiAde Fuad Wahyu Sasmito
##submission.copyrightStatement##
http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2025-10-292025-10-2962788810.52166/baktikita.v6i2.10695PERLINDUNGAN BERBASIS KOMUNITAS SEBAGAI SOLUSI MENGHINDARI JERATAN PINJAMAN DARING/ONLINE ILEGAL
https://e-jurnal.unisda.ac.id/index.php/baktikita/article/view/10711
<p><em>Keberadaan pinjaman online/daring ilegal menjadi persoalan dalam masyarakat. Keterbatasan literasi hukum menjadikan sebagian masyarakat mudah terjerat dalam praktik pinjaman daring ilegal yang disertai bunga tidak wajar. intimidasi, dan penyalahgunaan data pribadi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimanakah bentuk perlindungan bagi masyarakat untuk menghindarkan jeratan pinjaman daring ilegal. Penelitian dilakukan menggunakan metode campuran, yaitu metode empiris untuk melihat kondisi faktual di masyarakat. </em><em>Pendekatan normatif digunakan untuk menganalisis bagaimana konsep perlindungan berbasis komunitas dapat ditempuh.</em><em> Penelitian ini menyimpulkan bahwa perlindungan terhadap masyarakat dari jeratan pinjaman daring dilakukan melalui edukasi hukum berkelanjutan dan mendorong pembentukan bank komunitas di lingkungan Kelurahan Kadipiro Surakarta. Implikasi dari penelitian ini adalah perluasan model perlindungan berbasis komunitas</em>.</p> <p> </p> <p><strong><em>K</em></strong><strong><em>ata Kunci</em></strong><em>: </em><em>Perlindungan masyarakat, komunitas, pinjaman online/daring illegal</em><em>.</em></p>Anita ZulfianiHartiwiningsih HartiwingsihLushiana PrimasariDiana LukitasariSubekti SubektiDian Esti Pratiwi
##submission.copyrightStatement##
http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2025-10-292025-10-2962899910.52166/baktikita.v6i2.10711FAMILY SUPPORT SEBAGAI PROGRAM PREVENTIF PERKEMBANGAN BERISIKO ANAK
https://e-jurnal.unisda.ac.id/index.php/baktikita/article/view/10823
<p>Keluarga memiliki peran penting dalam mencegah anak mengalami perkembangan berisiko. Program pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Kalurahan Banaran, Kulon Progo, dengan sasaran ibu-ibu PKK. Tujuan kegiatan ini adalah memperkuat peran family support sebagai upaya preventif terhadap perkembangan berisiko pada anak. Metode yang digunakan meliputi ceramah dengan media presentasi, refleksi diri melalui analisis SWOT, serta diskusi kelompok. Sebanyak 18 peserta mengikuti kegiatan ini dengan antusias, mempelajari tahapan perkembangan anak, perkembangan berisiko, dan strategi penguatan family support. Hasil menunjukkan peserta memperoleh pemahaman lebih baik mengenai karakteristik keluarga serta mampu mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman dalam pola pengasuhan. Peserta juga menyadari pentingnya komunikasi dan dukungan emosional dalam keluarga untuk mengoptimalkan perkembangan anak. Program ini terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan orang tua sekaligus mendorong penerapan strategi preventif untuk mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.</p>Egi PrawitaDian Juliarti BantamMega Handayani
##submission.copyrightStatement##
http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2025-10-292025-10-296210010910.52166/baktikita.v6i2.10823EDUKASI KEWIRAUSAHAAN PEMANFAATAN BARANG BEKAS MENJADI NILAI RUPIAH
https://e-jurnal.unisda.ac.id/index.php/baktikita/article/view/10851
<p><em>Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi belum optimalnya potensi kewirausahaan peserta didik di SDN 3 Purwawinangun, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Selain itu, pemahaman tentang pemanfaatan limbah dan kesadaran akan isu lingkungan juga sangat rendah, hal ini didapat dari observasi awal di sekolah tersebut. Oleh karena itu, peneliti mengajukan kegiatan pada projek P5 dengan fokus pada peningkatan kewirausahaan melalui pemanfaatan barang bekas kain perca menjadi nilai rupiah atau nilai ekonomis. Projek ini diharapkan dapat memberikan pengalaman belajar yang bermakna bagi peserta didik, sekaligus memberikan kontribusi positif bagi lingkungan dan ekonomi sekolah.</em> <em>Tujuan dari proyek ini diantaranya meningkatkan pemahaman peserta didik tentang konsep kewirausahaan dan aplikasinya, mengembangkan keterampilan kreatif dalam mengolah limbah kain perca menjadi produk bernilai jual, menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan, mengimplementasikan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) di SDN 3 Purwawinangun, serta menciptakan produk inovatif dari limbah kain perca yang memiliki nilai jual dan dapat dipasarkan. Kegiatan dilakukan di sekolah melibatkan guru dan peserta didik. Produk yang dihasilkan dipamerkan pada pameran kepemimpinan kreasika di sekolah.</em></p> <p> </p>Marlina Eliyanti SimbolonAan NurhasanahDita RahmaDwi Ayuning TyasErni Aprilia
##submission.copyrightStatement##
http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2025-10-292025-10-296211011710.52166/baktikita.v6i2.10851PENDAMPINGAN PEMBELAJARAN BAHASA ARAB DENGAN METODE MADARIJ BAGI MASYARAKAT DI KELURAHAN RAHMAH KOTA LUBUKLINGGAU
https://e-jurnal.unisda.ac.id/index.php/baktikita/article/view/10952
<p><em>Learning Arabic is a fundamental need for the Muslim community, particularly in deepening worship and understanding religious teachings. In Rahmah Village, Lubuklinggau City, most beginners in learning Arabic face challenges of time and limited access to education. This study focuses on the application of the Madarij method as an innovative solution that emphasizes a gradual and tiered approach to Arabic language learning. This study was conducted using a qualitative phenomenological approach through observation and interviews, and demonstrated a positive impact on language skills and student learning motivation. Through learning assistance at the mosque, this method has proven effective in improving the Arabic language skills of migrant workers, through repeated pressure (at-tikror) and habituation (at-ta'wid).</em></p>Rory AnugrahaNurul AhmadFevi OktariaHapis Umam
##submission.copyrightStatement##
http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2025-10-292025-10-296211812410.52166/baktikita.v6i2.10952PENERAPAN DESAIN VISUAL DAN OPTIMALISASI MEDIA DIGITAL SEBAGAI STRATEGI EFISIENSI NILAI UNTUK MENINGKATKAN DAYA SAING UMKM LELY GORDEN INTERIOR DI SIDOARJO
https://e-jurnal.unisda.ac.id/index.php/baktikita/article/view/10974
<p><em>Lely Gorden Interior, a small business in Sidoarjo, offers quality products but struggled to establish a clear visual identity and effectively use social media for promotion. As a result, its marketing efforts were less appealing and had limited reach. Through this Community Service Program (PkM), the team aimed to enhance the business image by introducing a new visual design and providing support with social media management. The program was carried out in a participatory manner, involving observation, interviews, SWOT analysis, visual identity design, mentoring for Instagram, TikTok, and Facebook, and joint evaluation. The results were encouraging: the business now has a consistent visual identity, comprising a logo, brochure, banner, business card, and product watermark, which enhances its professional appearance. Social media accounts that were once inactive are now better managed, reflected in the growth of followers, more active interactions, and positive consumer responses. These achievements demonstrate that simple yet consistent strategies can have a meaningful impact on improving the competitiveness of MSMEs. The program also emphasizes value-efficiency, showing how limited resources can be leveraged to produce effective, cost-efficient solutions.</em></p>Moh. Ainul FaisI Gusti Ayu Sri DeviyantiAgus RahmantoWiwik Prihartanti
##submission.copyrightStatement##
http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2025-10-292025-10-296212513710.52166/baktikita.v6i2.10974PENGUATAN KARAKTER PEDULI LINGKUNGAN MELALUI GERAKAN PEDULI DAN BERBUDAYA LINGKUNGAN DI SEKOLAH (PBLHS)
https://e-jurnal.unisda.ac.id/index.php/baktikita/article/view/10983
<p><em>The Environmental Care and Culture Movement in Schools is regulated by the Regulation of the Minister of Environment and Forestry of the Republic of Indonesia Number P.52/MENLHK/SETJEN/KUM.1/9/2019. The PBLHS movement is a conscious, voluntary, networked, and sustainable collective action carried out by schools in implementing environmentally friendly behavior. Elementary school is the right level of education for instilling an environmentally caring character, because elementary school is the first level of education that students take formally. This Community Service was carried out at SDN Tunjungsekar 4, Malang City. The purpose of this activity is to build an alpha generation with an environmental character. This activity was carried out by providing socialization of strengthening environmental character to students in grades 1-3, mapping activities that are part of the PBHLS movement carried out by the school, and analyzing obstacles that occurred. The results of the activity show that this movement has been implemented through the Pancasila Student Profile Strengthening Project (P5) which carries the theme of Sustainable Lifestyle. In addition, the school has also carried out habits through daily activities as a habit in building an environmentally caring character.</em></p>Irma Fitriana UlfahAndi SetiawanTia Subekti
##submission.copyrightStatement##
http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2025-10-292025-10-296213814510.52166/baktikita.v6i2.10983PENERAPAN ZERO WASTE LIMBAH B3 HOTEL DALAM KEBERLANJUTAN LINGKUNGAN
https://e-jurnal.unisda.ac.id/index.php/baktikita/article/view/10985
<p><em>Artikel ini menganalisis inisiatif PT. Bumi Bersih Berenergi dalam menerapkan konsep Zero Waste termasuk pengelolaan limbah B3 pada proses operasional Hotel Bintang 4 di Sulawesi. Analisis berbasis content analysis dari hasil pelaksanaan yang memuat rencana kolaborasi dengan investor internasional, penandatanganan MoA dengan pemerintah daerah, kampanye pembentukan kelompok kerja/Bank Sampah, serta persiapan cluster waste-to-energy. Hasil menunjukkan komitmen kuat pada level naratif dan organisasi untuk mencapai zero waste, namun terdapat kekurangan data teknis, sistem penanganan B3 yang spesifik, rencana keuangan dan mekanisme pemantauan terpadu. Ditemukan pula masalah struktural: tidak adanya pabrik daur ulang skala regional di Sulawesi sehingga pemulung harus mengirim material ke Jawa, dan banyak mesin pengolahan pupuk organik yang mangkrak. Paper ini menyajikan rekomendasi teknis, kelembagaan, dan kebijakan untuk menguatkan rencana PT. Bumi Bersih agar zero waste terhadap limbah B3 dapat menjadi praktik aman, efisien, dan berkelanjutan.<strong>Keywords:</strong> you can list 3-5 keywords seperated with coma. (in </em><em>Times New Roman</em> <em>(Headings)</em> <em>with 1</em><em>0</em><em> font size, single spacing and italized).</em></p>Heru Setiyo CahyonoViendy Nurul KusumawanDanan Eko CahyonoAnnisa' Carina
##submission.copyrightStatement##
http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2025-10-292025-10-296214615510.52166/baktikita.v6i2.10985HIBAH DAN PEMBERDAYAAN BANGUNAN BANK SAMPAH DI SULAWESI UNTUK PEMBERDAYAAN MASYARAKAT LOKAL
https://e-jurnal.unisda.ac.id/index.php/baktikita/article/view/10986
<p><em>This article analyzes the role of grants and empowerment models through the construction of Bank Sampah buildings/facilities in Sulawesi as instruments for improving the welfare of local communities while addressing waste management issues and providing raw materials for the Waste-to-Energy cluster. The analysis is based on internal documents from PT. Bumi Bersih Berenergi (BT 1.docx) that describe the zero-waste campaign program, operational constraints of the Waste Bank, local landfill practices, and plans for waste processing clustering. The results show a gap between vision and implementation: an urgent need for structured grants—with business conditions, institutional coaching, and market connectivity—as well as technical measures for hazardous waste safety, strengthening the waste value chain, and sustainable cooperative/UBS (waste bank unit) models. The article concludes with policy recommendations and a realistic and measurable grant program design.</em></p>Ruli SaefudinHeru Setiyo CahyonoZsagheta IhwalrezkyDanan Eko CahyonoAnnisa' Carina
##submission.copyrightStatement##
http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2025-10-292025-10-296215616510.52166/baktikita.v6i2.10986