Respons Pertumbuhan Bulbil Porang (Amorphophallus muelleri) terhadap Berbagai Komposisi Media Tanam

Authors

  • Jumiatun Jumiatun Program Studi Teknologi Produksi Tanaman Pangan, Jurusan Produksi Pertanian, Politeknik Negeri Jember
  • Rudi Wardana Program Studi Teknologi Produksi Tanaman Pangan, Jurusan Produksi Pertanian, Politeknik Negeri Jember
  • Elly Daru Ika Wilujeng Program Studi Teknologi Produksi Tanaman Pangan, Jurusan Produksi Pertanian, Politeknik Negeri Jember

Keywords:

Amorphophallus, bulbil, media tanam, kecepatan bertunas, pupuk

Abstract

Porang (Amorphophallus muelleri) merupakan tanaman umbi-umbian yang strategis untuk dikembangkan. Ketersediaan bibit porang yang berkualitas masih sangat terbatas sehingga diperlukan kajian tentang pengadaan bibit porang. Salah satu upaya yang perlu dilakukan yaitu dengan optimasi media tanam. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis media tanam yang optimal untuk pertumbuhan tunas bulbil porang. Penelitian dilaksanakan pada bulan Agustus sampai dengan Oktober 2024 di lahan Politeknik Negeri Jember. Percobaan dirancang dengan menggunakan RAL (Rancangan Acak Lengkap) non faktorial yang terdiri dari 12 taraf perlakuan berbagai media tanam yang diulang sebanyak 3 kali. Variabel pengamatan yang dilakukan adalah waktu muncul tunas, tinggi tunas, diamerter tunas dan panjang akar. Data hasil pengamatan dianalisis menggunakan ANOVA dengan uji lanjut yaitu DMRT. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan kombinasi media tanam arang sekam 15% + cocopeat 15% + top soil 70% memberikan pengaruh signifikan pada kedinian tunas (6 hari) lebih cepat daripada perlakuan lainnya. Pada perlakuan kombinasi media tanam arang sekam 25% + top soil 50% + pupuk kotoran kambing 25% memberikan pengaruh signifikan pada tinggi tunas (29 cm) dan diameter tunas (12,23 mm).

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aldiansyah, Inonu, I., & Pratama, D. (2024). Pertumbuhan tanaman porang (Amorphophallus oncophyllus Prain.) dengan perlakuan waktu aplikasi pupuk N, P, dan K di lahan tailing pasir buatan. Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat 2024, 1–9.

Chan, S. R. O. S. (2021). Industri perbenihan dan pembibitan tanaman hortikultura di indonesia: Kondisi terkini dan peluang bisnis. Jurnal Hortuscoler, 2(1), 26–31.

Clarissariyani, C., Listiawati, A., & Hariyant, A. (2023). Pengaruh zpt dan media tanam terhadap pertumbuhan setek jambu kristal. Jurnal Sains Pertanian Equator, 12(2), 188–194. https://doi.org/10.26418/jspe.v12i2.62056

Daniarto. (2019). Ekspor porang dari jawa timur terus meningkat. Surabaya: Surabaya Inside.

Farhanah, A., Tandi, I., Meylani, D., & Ashar, J. R. (2022). Pemanfaatan air kelapa dan ekstrak bawang merah pada pembibitan bulbil porang (Amorphophallus muelleri Blume): utilization of coconut water and shallots extract in porang (Amorphophallus muelleri Blume) bulbil nurseries. Jurnal Agroekoteknologi dan Agribisnis, 6(2), 69–80.

Febrianto, M. O. (2023). Pengaruh pemberian pupuk kascing terhadap pertumbuhan dan hasil porang (Amorphophallus muelleri Blume) [Skripsi, Universitas Sebelas Maret]. https://digilib.uns.ac.id/dokumen/detail/107021/

Hardiyati, T., Budisantoso, I., & Safia, S. (2021). Multiplikasi tunas pisang ambon dua tandan pada pemberian kinetin dalam kultur in vitro. Majalah Ilmiah Biologi Biosfera: A Scientific Journal, 38(1), 11–17.

Harefa, K. S. E., Rosmayati, & Rahmawati, N. (2023). Analisis pertumbuhan tanaman porang dengan pemberian fitosan dan kompos jerami padi di lahan salin. Agrium, 26 IS-1, 1–10. https://doi.org/10.30596/agrium.v26i1.13738

Hidayat, R., Purwadi, Sasongko, P. E., & Dwiridhotjahjono, J. (2022). Pengembangan hilirisasi porang (Amarphopallus onchopillus Prain) sebagai agroindustri unggulan jawa timur. Cakrawala: Jurnal Litbang Kebijakan, 16(2), 155–171. https://doi.org/10.32781/cakrawala.v16i2.496

Hobir. (2002). Pengaruh ukuran dan perlakuan bibit terhadap pertumbuhan dan produksi iles-iles. Jurnal Penelitian Tanaman Industri (Jurnal Littri), 8(2), 61–66.

Izza, S. N., Hidayat, R., & Nugrahani, P. (2022). Kajian sumber bibit dan komposisi media tanam terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman porang (Amorphophallus onchophyllus Prain). Jurnal agrium, 19(2), 174–182.

Lestari, M., Susilo, E., Handayani, S., & Pujiwati, H. (2023). Pertumbuhan dan produksi tanaman porang (Amorphophallus muelleri Blume) akibat intensitas cahaya matahari dan formulasi media tanam yang berbeda. AGRITEPA: Jurnal Ilmu dan Teknologi Pertanian, 10(1), 111–122.

Marlina, M., Ramadhani, S., Dewi, I. R., Yamani, A. A., Amelia, A., & Safitri, E. (2021). Effect of bulbil size on growth of porang (Amorphophallus oncophyllus Prain) nursery. In S. Herlinda (Ed.), Prosiding Seminar Nasional Lahan Suboptimal ke-9 Tahun 2021: “Sustainable Urban Farming Guna Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat di Era Pandemi”. 755–762.

Matanari, J., Silitonga, M., Hutauruk, S., & Padang, P. H. (2023). Pengaruh komposisi media tanam (top soil ultisol, pasir dan pupuk kandang kambing) terhadap pertumbuhan bibit porang (Amorphophalus muelleri). AGROSUSTAIN: Journal of Agrotecnology and Sustainability, 1(1), 22–26.

Normasari, R. (2025). In vitro growth response of porang (Amorphophallus muelleri Blume) bulbil to kinetin concentration. Jurnal Biologi Tropis, 25(2), 2004–2011. https://doi.org/10.29303/jbt.v25i2.9050

Pasaribu, D. M. P. (2022). Pengaruh bahan tanam porang dan pupuk npk terhadap pertumbuhan dan biomassa porang (Amorphophallus oncophyllus Prain) pada tumpang sari dengan kopi arabica (coffea arabica) [Skripsi, Universitas HKBP Nommensen].

Prayoga, M. K., Syahrian, H., Aji, T. M., & Rahadi, V. P. (2022). Efektivitas zat pengatur tumbuh dalam merangsang pertumbuhan tunas bulbil porang (Amorphophallus muelleri Blume). Jurnal Agro Wiralodra, 5(2), 61–66.

Purnama, I., Susi, N., Ihsan, F., & Franseda. (2023). Optimalisasi pertumbuhan tanaman porang (Amorphophallus muelleri) dengan kombinasi kompos sampah pasar dan pupuk growmore. Jurnal Pertanian, 14(1), 39–44.

Saefudin, S., Syakir, M., Sakiroh, S., & Herman, M. (2021). Pengaruh bobot dan perendaman bulbil terhadap viabilitas dan pertumbuhan porang (Amorphophallus muelleri Blume). Journal of Industrial and Beverage Crops, 8(2), 2528–7222. https://doi.org/doi.org/10.21082/jtidp.v8n2.2021.p79-86

Sugianto, & Jayanti, K. D. (2021). Pengaruh komposisi media tanam terhadap pertumbuhan dan hasil bawang merah. Agrotechnology Research Journal, 5(1), 38–43. https://doi.org/10.20961/agrotechresj.v5i1.44619

Wahyudi, N. F. M. (2022). Efektivitas penambahan zat pengatur tumbuh pada stek mikro tanaman porang (Amorphophallus muelleri Blume) dan talas beneng (Xanthosoma undipes K.Koch). Innofarm: Jurnal Inovasi Pertanian, 24(2), 64–72.

Downloads

Published

2026-07-02

How to Cite

Jumiatun, J., Wardana, R., & Wilujeng, E. D. I. (2026). Respons Pertumbuhan Bulbil Porang (Amorphophallus muelleri) terhadap Berbagai Komposisi Media Tanam. AGRORADIX : Jurnal Ilmu Pertanian, 9(2), 217–224. Retrieved from https://e-jurnal.unisda.ac.id/index.php/agro/article/view/13091