Evaluasi Pertumbuhan dan Kualitas Nira Lima Varietas Sorgum (Sorghum bicolor L. Moench) di Lahan Kering

  • Fajar Rochman Program Studi Teknologi Produksi Tanaman Pangan, Jurusan Budidaya Tanaman Pangan, Politeknik Negeri Lampung http://orcid.org/0000-0003-4738-6126
  • Priyadi Priyadi Program Studi Teknologi Produksi Tanaman Pangan, Jurusan Budidaya Tanaman Pangan, Politeknik Negeri Lampung http://orcid.org/0000-0002-8828-7792
  • Rizky Rahmadi Program Studi Teknologi Produksi Tanaman Pangan, Jurusan Budidaya Tanaman Pangan, Politeknik Negeri Lampung http://orcid.org/0000-0003-0936-1366
Keywords: Lahan kering, Nira, Fase Primordia, Sorgum

Abstract

Sorgum merupakan tanaman penting bagi pangan dan bioenergi, khususnya di lahan kering. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pertumbuhan dan produksi nira dari lima varietas sorgum, yaitu Super 2, Mandau, Bioguma, Super 1, dan Suri 4, yang dibudidayakan di lahan kering. Percobaan dilakukan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan lima ulangan. Parameter diamati pada fase primordia, meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, diameter batang, bobot brangkasan basah, bobot batang, volume nira, dan kadar Brix. Data dianalisis menggunakan Analisis Ragam dan diuji lanjut menggunakan uji Beda Nyata Terkecil (BNT) pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan nyata pada tinggi tanaman, bobot brangkasan basah, bobot batang, dan kadar Brix. Varietas Super 1 menunjukkan keragaan tertinggi pada tinggi tanaman (243,62 cm), bobot brangkasan basah (1029,50 g), dan bobot batang (624,00 g). Sebaliknya, varietas Mandau yang memiliki postur terpendek (131,50 cm) menghasilkan kadar Brix tertinggi secara nyata, yakni sebesar 7,02%. Tidak ditemukan perbedaan nyata pada parameter jumlah daun, diameter batang, maupun volume nira antar varietas. Hal ini mengindikasikan bahwa Super 1 unggul dalam produksi biomassa, sedangkan Mandau menunjukkan potensi terbaik untuk kandungan gula pada fase primordia di kondisi lahan kering.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abreha, K. B., Enyew, M., Carlsson, A. S., Vetukuri, R. R., Feyissa, T., Motlhaodi, T., Ng’uni, D., & Geleta, M. (2022). Sorghum in dryland: morphological, physiological, and molecular responses of sorghum under drought stress. Planta, 255(1), 20. https://doi.org/10.1007/s00425-021-03799-7
Anugrahwati, D. R., Zubaidi, A., Listiana, B. E., Yakop, U. M., Putri, D. N., Zilfida, S. A., Solihat, N. A., & Lestari, D. I. (2024). Kadar gula beberapa varietas sorgum pada berbagai fase perkembangan tanaman. Prosiding SAINTEK, 6, 59–67.
Baihaqi, B., & Fridayati, D. (2025). Analisis Warna, TSS dan Kekerasan Tomat (Lycopersicum esculentum Mill.) pada Tingkat Kematangan Berbeda. Jurnal Minfo Polgan, 13(2), 2424–2432. https://doi.org/10.33395/jmp.v13i2.14512
Bhatla, S. C., & Lal, M. A. (2023). Source-to-Sink Translocation of Photoassimilates. In Plant Physiology, Development and Metabolism (pp. 155–171). Springer.
Dulbari, Santosa, E., Koesmaryono, Y., & Sulistyono, D. E. (2018). Pendugaan Kehilangan Hasil pada Tanaman Padi Rebah Akibat Terpaan Angin Kencang dan Curah Hujan Tinggi. Jurnal Agronomi Indonesia (Indonesian Journal of Agronomy), 46(1), 17. https://doi.org/10.24831/jai.v46i1.14376
Farrah, S. D., Emilia, E., Mutiara, E., Purba, R., Ingtyas, F. T., & Marhamah, M. (2022). Analisis kandungan gizi dan aktivitas antioksidan pada cookies substitusi tepung sorgum (Sorghum bicolor, L). Sport and Nutrition Journal, 4(1), 20–28.
Fatmawati, E., Abdurrahman, T., & Arifin, N. (2024). Pertumbuhan dan Hasil Beberapa Varietas Sorgum di Lahan Gambut. Perkebunan Dan Lahan Tropika, 14(2), 80–89. https://doi.org/10.26418/plt.v14i2.83422
Gui, Y.-W., Batool, A., El-Keblawy, A., Sheteiwy, M. S., Yang, Y.-M., Zhao, L., Duan, H.-X., Chang, S.-J., & Xiong, Y.-C. (2024). Response of source-sink relationship to progressive water deficit in the domestication of dryland wheat. Plant Physiology and Biochemistry, 207, 108380. https://doi.org/10.1016/j.plaphy.2024.108380
Hasanah, U., & Taryono, P. Y. (2012). Pengaruh Salinitas Terhadap Komponen Hasil Empat Belas Kultivar Sorgum (Sorghum bicolor (L) Moench). Vegetalika, 1(2), 120–130.
Hutajulu, H., Runtunuwu, P. C. H., Judijanto, L., Ilma, A. F. N., Ermanda, A. P., Fitriyana, F., Mudjiyanti, R., Maichal, M., Boari, Y., & Laksono, R. D. (2024). Sustainable Economic Development: Teori dan Landasan Pembangunan Ekonomi Berkelanjutan Multi Sektor di Indonesia. PT. Sonpedia Publishing Indonesia.
Ismandari, T. (2021). Sink Source Relationship dalam Tanaman. Syiah Kuala University Press.
Kartawiria, I. S., Syamsu, K., Noor, E., & Legowo, E. H. (2016). Model Produktivitas Proses Produksi Bioetanol Pada Bioreaktor Aerobik Dan Anaerobik Sinambung. Jurnal Teknologi Industri Pertanian, 26(2).
Kartika, M. M. C., & Ardiarini, N. R. (2019). Korelasi Dan Sidik Lintas Pada Hasil Dan Komponen Hasil Bunga Matahari (Helianthus Annuus L.). PLANTROPICA: Journal of Agricultural Science, 4(2), 115–124. https://doi.org/10.21776/ub.jpt.2019.004.2.3
Kristiawan, S. P. (2021). Ketahanan Pangan. Scopindo Media Pustaka.
Lestari, D. I. A., Anugrahwati, D. R., & Zubaidi, A. (2025). Pertumbuhan dan Kadar Brix beberapa Varietas Sorgum (Sorghum bicolor (L.) Moench) pada Fase Berbunga. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek, 4(1), 42–48. https://doi.org/10.29303/jima.v4i1.6210
Maftuchah, Rahayu, D. P., Zainudin, A., Sulistyawati, & Sulistiyanto, H. (2022). Potensi Hasil dan Kualitas Produk Beberapa Genotipe Tanaman Sorgum (Sorghum bicolor (L.) Moench) Lokal Jawa Timur. Kultivasi, 21(1). https://doi.org/10.24198/kultivasi.v21i1.35539
Pandebesie, E. S., & Kartini, A. M. (2016). Produksi Bioetanol dari Batang Sorghum bicolor (L.) Moench dengan Saccharomyces cerevisiae dan Konsorsium S. cerevisiae-Pichia stipitis. Jurnal Purifikasi, 16(2).
Silfia, G. I., & Barokah, U. (2024). Uji Adaptasi Berbagai Jenis Varietas Sorgum (Sorghum Bicolor L.) Pada Lahan Kering Di Desa Bocor Kecamatan Buluspesantren Kabupaten Kebumen. Jurnal Pertanian Agros, 26(2), 586. https://doi.org/10.37159/jpa.v26i2.4612
Sun, W., He, Z., Liu, B., Ma, D., Si, R., Li, R., Wang, S., & Malekian, A. (2024). Changes in Photosynthetic Efficiency, Biomass, and Sugar Content of Sweet Sorghum Under Different Water and Salt Conditions in Arid Region of Northwest China. Agriculture, 14(12), 2321. https://doi.org/10.3390/agriculture14122321
Talanca, A. H., & Andayani, N. N. (2016). Perkembangan Perakitan Varietas Sorgum di Indonesia. Jakarta: Balai Penelitian Tanaman Serealia.
Wardani, D. K., Panunggul, V. B., Ibrahim, E., Laeshita, P., Rachmawati, Y. S., Tuhuteru, S., & Nugrahani, R. A. G. (2023). Dasar Agronomi. TOHAR MEDIA.
Zilfida, S. A., Anugrahwati, D. R., & Zubaidi, A. (2024). Karakter Agronomi Dan Kadar Brix Tiga Varietas Sorgum (Sorghum bicolor (L.) Moench) pada Beberapa Fase Pertumbuhan. Jurnal Pertanian Agros, 26(1), 195. https://doi.org/10.37159/jpa.v26i1.4334
Published
2025-12-29
How to Cite
Rochman, F., Priyadi, P., & Rahmadi, R. (2025). Evaluasi Pertumbuhan dan Kualitas Nira Lima Varietas Sorgum (Sorghum bicolor L. Moench) di Lahan Kering. AGRORADIX : Jurnal Ilmu Pertanian, 9(1), 141-147. https://doi.org/https://doi.org/10.52166/agroteknologi.v9i1.11342