Pertumbuhan dan Produksi Jagung Hibrida dengan Pemberian Konsentrasi Trichoderma sp. dan Dosis Trichokompos

  • Sri Muttia Program Studi Agroteknologi, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang
  • Muhanniah Muhanniah Program Studi Agroteknologi, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang
  • Reza Asra Program Studi Agroteknologi, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang
Keywords: Jagung hibrida, Pertumbuhan, Trichoderma sp, Trichokompos

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pengaruh konsentrasi perendaman Trichoderma sp. dan dosis trichokompos terhadap pertumbuhan serta hasil jagung hibrida Bisi 2. Penelitian dilaksanakan pada Februari–Mei 2025 di Kabupaten Sidenreng Rappang menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial dengan dua faktor, yaitu konsentrasi perendaman Trichoderma sp. (0, 20, dan 25 g 250 ml⁻¹) dan dosis trichokompos (0, 5, dan 6 kg unit⁻¹), masing-masing diulang tiga kali sehingga terdapat 27 unit percobaan. Parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, umur berbunga, jumlah biji per baris, jumlah baris per tongkol, bobot 100 biji, dan produksi per unit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perendaman Trichoderma sp. tidak berpengaruh nyata terhadap semua parameter, sedangkan pemberian trichokompos berpengaruh signifikan terhadap produksi. Dosis 6 kg unit⁻¹ menghasilkan produksi tertinggi, yaitu 4,6 kg m⁻². Disimpulkan bahwa trichokompos dengan dosis optimal berpotensi menjadi alternatif teknologi pemupukan organik yang ramah lingkungan untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil jagung hibrida Bisi 2.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Asih, I. A. F., Tanzil, A. I., Sholikhah, U., & Muhlison, W. (2025). Pengaruh pemberian Trichoderma sp. sebagai dekomposer berbagai kotoran ternak terhadap lama pengomposan dan kualitas kompos yang dihasilkan. AGRORADIX: Jurnal Ilmu Pertanian, 8(2), 17–28. https://doi.org/10.52166/agroteknologi.v8i2.8873
Aulya, A., Nurhayati, D., & Pratama, R. (2019). Pengaruh cekaman kekeringan terhadap proses pengisian biji dan hasil tanaman jagung hibrida. Jurnal Agroteknologi Tropika, 7(2), 77–85.
Ayu, R. P. (2017). Pemanfaatan trichokompos sebagai stimulator pertumbuhan dan peningkatan hasil jagung (Zea mays L.). Jurnal Agroteknologi, 9(2), 65–72.
Badan Pusat Statistik. (2024). Produktivitas jagung menurut kabupaten/kota di Provinsi Sulawesi Selatan (Kw/Ha) 2021–2023. Badan Pusat Statistik. https://www.bps.go.id/
Effendy, I., & Bahri, S. (2019). Dosis pupuk bokasi dan pemangkasan daun terhadap pertumbuhan jagung manis (Zea mays saccharata Sturt.). Klorofil, 14(1), 18–25.
Gomez, K. A., & Gomez, A. A. (2010). Prosedur statistik untuk penelitian pertanian. Jakarta: UI Press.
Hadinata, M., Wulandari, S., & Apriani, D. (2023). Biopriming with Trichoderma sp. and application of liquid fertilizer to increase growth and production of corn (Zea mays L.). PROPER: Jurnal Penelitian Pertanian Terapan, 1(1), 28–32. https://doi.org/10.61119/prp.v1i1.350
Hartati, R., Yetti, H., & Puspita, F. (2016). Pemberian trichokompos beberapa bahan organik terhadap pertumbuhan dan produksi jagung manis (Zea mays saccharata Sturt.). JOM Faperta, 3(1), 1–15.
Herawati, S., Mulyono, H., & Wahyuni, L. (2019). Perbandingan produktivitas jagung hibrida, komposit, dan lokal di Indonesia. Agrin, 23(1), 35–41.
Herlina, N., & Prasetyorini, A. (2020). Effect of climate change on planting season and productivity of maize (Zea mays L.) in Malang Regency. Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia, 25(1), 118–128.
Marsud, S. (2021). Pemanfaatan agen hayati Trichoderma sp. dalam meningkatkan serapan hara pada jagung. Agro Sains Jurnal, 6(3), 122–128.
Maryamah, S., Susanto, E., & Wijayanti, A. (2017). Hubungan kelembaban tanah dengan aktivitas enzim dan pembentukan biji pada tanaman jagung. Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia, 19(3), 155–164. https://doi.org/10.18343/jipi.19.3.155
Molebila, N., Amalia, N., & Elviantari, M. (2025). Pengaruh penambahan Trichoderma sp. pada proses pengomposan bahan organik terhadap kualitas kompos. AGRORADIX: Jurnal Ilmu PertanianJurnal Ilmu Pertanian, 8(2), 45–53.
Muhanniah, K., Kaimuddin, Syam’un, E., & Jayadi, M. (2019). Improving quality of hybrid maize seed production by soaking in different population density of Trichoderma harzianum. International Journal of Scientific & Technology Research, 8(12), 3491–3495.
Nura, M., & Indra, P. (2021). Peranan jagung sebagai komoditas pangan dan pakan di Indonesia. Jurnal Agro Ekonomi, 9(1), 44–52.
Nurahman, M., Setiawan, A., & Budi, R. (2020). Pemanfaatan trichokompos untuk meningkatkan kualitas tanah dan hasil tanaman. Jurnal Sains Tanah Dan Lingkungan, 17(3), 91–99.
Nurhayati, E., Santoso, I., & Rahayu, D. (2022). Peran Trichoderma sp. dalam memperbaiki ketersediaan hara tanaman. Jurnal Mikrobiologi Indonesia, 4(1), 12–19.
Paeru, R. H., & Dewi, T. Q. (2017). Panduan praktis budidaya jagung. Penebar Swadaya.
Puspadewi, R., Koesriharti, & Damanhuri, M. (2016). Pengaruh ketersediaan air terhadap sintesis pati dan protein pada pengisian biji jagung manis. Jurnal Produksi Tanaman, 4(8), 620–627.
Rahman, A., Budiman, R., & Prasetyo, D. (2024). Dampak curah hujan terhadap fase generatif dan hasil tanaman jagung hibrida. Jurnal Agroteknologi Tropika, 12(2), 125–134.
Ramadhan, F., Sugianto, R., & Hidayat, T. (2021). Pengaruh curah hujan terhadap pertumbuhan jagung. Jurnal Agroteknologi Tropika, 5(1), 67–73.
Ridho, A., Putri, R. E., & Fathurrahman, F. (2024). Pengaruh konsentrasi asam humat dan bakteri Lactobacillus terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman jagung manis (Zea mays L. saccharata). AGRORADIX: Jurnal Ilmu Pertanian, 7(2), 29–40. https://doi.org/10.52166/agroteknologi.v7i2.6234
Rinata, R. (2016). Respon dosis pupuk organik terhadap pertumbuhan tanaman jagung. Jurnal Agrotek, 7(2), 55–62.
Riswandi, R., Merakati, H., & Hasanudin, H. (2014). Teknik budidaya jagung dengan sistem organik di lahan marjinal. Universitas Bengkulu.
Simorangki, F. (2022). Pengaruh penyerbukan dan faktor lingkungan terhadap hasil jagung hibrida. Jurnal Agronomi Nusantara, 10(1), 33–41.
Siregar, A. M., Yulnafatmawita, & Suryadi, E. (2019). Intensitas cahaya dan hubungannya dengan fotosintesis tanaman jagung (Zea mays L.). Jurnal Agroteknologi, 9(2), 115–123.
Situmeang, E. (2020). Varietas jagung hibrida unggulan di Sulawesi Selatan. Jurnal Penelitian Pertanian, 5(3), 29–36.
Susanti, A., Rahayu, W., & Lestari, H. (2024). Potensi pengembangan jagung sebagai pakan ternak. Jurnal Sumberdaya Pertanian, 12(1), 15–23.
Utami, D. S., Wibowo, A., & Lestari, S. (2016). Analisis kebutuhan cahaya matahari untuk pertumbuhan vegetatif jagung hibrida. Jurnal Pertanian Lestari, 4(2), 44–51.
Valentine, F., Hidayat, B., & Utami, W. (2017). Aplikasi Trichoderma sp. terhadap pertumbuhan dan ketahanan tanaman. Jurnal Biologi Tropika, 8(1), 88–95.
Vinale, F., Sivasithamparam, K., Ghisalberti, E. L., Woo, S. L., & Lorito, M. (2016). Trichoderma–plant–pathogen interactions. Soil Biology and Biochemistry, 40(1), 1–10.
Wahyuni, A., Prasetyo, A., & Nugroho, R. (2017). Metode pengamatan pertumbuhan dan hasil tanaman jagung. Jurnal Agroteknologi, 11(1), 55–63.
Wijayanti, A., & Rahmawati, T. (2017). Pengaruh perendaman Trichoderma sp. pada kecepatan tumbuh benih jagung. Jurnal Agro Inovasi, 11(2), 34–41.
Published
2025-12-24
How to Cite
Muttia, S., Muhanniah, M., & Asra, R. (2025). Pertumbuhan dan Produksi Jagung Hibrida dengan Pemberian Konsentrasi Trichoderma sp. dan Dosis Trichokompos. AGRORADIX : Jurnal Ilmu Pertanian, 9(1), 49-59. https://doi.org/https://doi.org/10.52166/agroteknologi.v9i1.10566