Respon Kelimpahan Serangga Polinator Terhadap Variasi Iklim Pada Agroekosistem Mangga Gadung 21 (Mangifera indica L.)

  • Danendra Akbar Rakha Program studi Agroteknologi, Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur, Surabaya
  • Wiwin Windriyanti Program studi Agroteknologi, Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur, Surabaya
  • Herry Nirwanto Program studi Agroteknologi, Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur, Surabaya
Keywords: iklim mikro, interaksi serangga tanaman, mangga, pollinator, serangga

Abstract

Serangga pollinator berperan penting dalam proses penyerbukan tanaman mangga (Mangifera indica L.), yang secara langsung mempengaruhi proses produktivitas dan kualitas buah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara aktivitas serangga pollinator dengan faktor iklim meliputi suhu, kelembapan, curah hujan, dan intensitas cahaya. Penelitian ini dilakukan di lahan pertanaman mangga varietas Gadung 21 di Desa Oro – oro Ombo, Kabupaten Pasuruan, saat fase pembungaan tanaman. Pengambilan sampel serangga dilakukan menggunakan yellow trap dan sweep net, sementara data iklim diperoleh melalui NASA POWER. Analisis data dilakukan dengan uji korelasi pearson dan regresi linear untuk mengetahui hubungan signifikan antara parameter iklim dan jumlah serangga. Hasil pengamatan menunjukkan lima jenis utama serangga pollinator yaitu lalat kuning (Eristalis tenax), lalat hijau (Lucilia spp.), lebah madu (Apis mellifera), lebah klanceng (Trigona spp.), dan kupu-kupu (Appias lybithea).  Hasil menunjukkan bahwa suhu (28-30oC) dan kelembapan (70-85%) berkorelasi positif signifikan terhadap aktivitas pollinator (r > 0,67), sedangkan curah hujan menunjukkan korelasi negatif yang signifikan ( r< -0,5). Intensitas cahaya juga berperan dalam meningkatkan aktivitas polinasi terutama pada waktu pagi hingga siang hari. Dapat disimpulkan bahwa dinamika kehadiran serangga pollinator dipengaruhi secara nyata oleh kondisi iklim mikro, sehingga pengelolaan budidaya mangga perlu mempertimbangkan faktor tersebut untuk meningkatkan efisiensi penyerbukan alami

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aminah, S. N., Abdullah, T., & Fatahuddin. (2020). Keanekaragaman serangga penyerbuk di pertanaman jagung pulut. Prosiding Seminar Nasional Lahan Suboptimal, 1, 966–971.
Awanni, S. R. A., Anggraeni, & Saputra, H. M. (2024). Keanekaragaman dan pola distribusi serangga polinator pada tanaman jeruk kunci (Citrus microcarpa) di Kecamatan Merawang Kabupaten Bangka. Jurnal Biosilampari: Jurnal Biologi, 6(2), 103–113.
Awwally, K. U. Al. (2023). Manajemen Budidaya Lebah Madu Klanceng (Trigona sp.) di Kelompok Tani Hutan (KTH) Telaga Lestari, Desa Ngebel, Kab. Ponorogo, Jawa Timur. Journal of Innovation and Applied Technology, 09(02), 76–85. https://doi.org/10.21776/ub.jiat.2023.9.2.12
Fanisah Labibah, Aisyah Hutasuhut, M., Idami, Z., & Manik, F. (2023). Keanekaragaman Serangga Penyerbuk Pada Perkebunan Stroberi (Fragaria sp.) di Desa Tongkoh Kecamatan Dolat Raya Kabupaten Karo Sumatera Utara. Jurnal Biologi Dan Pembelajarannya (JB&P), 10(2), 104–111. https://doi.org/10.29407/jbp.v10i2.19791
Hidayat, R. (2019). Aktivitas Terbang Harian dan Mencari Polen trigona itam di Balai Pelatihan Pemberdaya Masyarakat Sinarmas. 1–23.
Jumrodah, Purwanti, D. Y., & Sari, P. (2023). Keanekaragaman Serangga Malam ( Nocturnal ) Di Desa Teluk Bogam Pakalan Bun. Jurnal Ilmiah Multi Sciences, 15(1)(1), 54–62.
Laila, F., & Yuliana, E. (2020). Eksplorasi dan deskripsi morfologi daun plasma nutfah mangga (Mangifera indica L.) lokal indramayu sebagai upaya pelestarian sumber daya genetik. Gema Wiralodra, 11(2), 327–336.
Lindung, Tri., Irvan, S., Rika, M. (2024). Tipe Puru dan Serangga yang Berasosiasi pada Puru Daun Mangga (Mangifera indica L.) Varietas Gedong Gincu di Desa Karyamukti, Kecamatan Tomo, Kabupaten Sumedang
Luthfi Hana Fadiah, & Ateng supriyatna. (2023). Peran Lebah Madu Klanceng ( trigona sp ) Dalam Mendukung Kesejahteraan Manusia Dan Lingkungan. Jurnal Riset Rumpun Ilmu Hewani, 2(1), 44–55. https://doi.org/10.55606/jurrih.v2i1.1515
Mas’ud, A., Corebima, A. D., Haerullah, A., Hasan, S., & Alisi, A. (2019). Jenis Kupu-Kupu Pengunjung Bunga Mussaenda Dan Asoka Di Kawasan Cagar Alam Gunung Sibela Pulau Bacan. Jurnal Biologi Tropis, 19(2), 189–196. https://doi.org/10.29303/jbt.v19i2.1108
Mooy, B. Z. (2020). Mooy, 2020. Jurnal Widyaiswara Indonesia, 1(4), 171–186.
Multidisiplin, J. I., Alami, M., Rawit, C., & L, C. F. (2025). Research Review. 4(1).
Nurindah, N., & Yulianti, T. (2018). Strategi Pengelolaan Serangga Hama dan Penyakit Tebu dalam Menghadapi Perubahan Iklim. Buletin Tanaman Tembakau, Serat & Minyak Industri, 10(1), 39. https://doi.org/10.21082/btsm.v10n1.2018.39-53
Pujiastuti, Y., & Putri, K. U. (2021). Keanekaragaman Spesies Lebah ( Hymenoptera : Apidae ) pada Berbagai Jenis Tanaman Berbunga di Kota Pagaralam Sumatera Selatan. Prosiding Seminar Nasional Lahan Suboptimal Ke-9 Tahun 2021, Palembang 20 Oktober 2021, 603–610.
Putra, R. E., Subagio, J., Kinasih, I., Permana, A. D., & Rosmiati, M. (2017). Pola kunjungan serangga liar dan efek penambahan koloni Trigona (Tetragonula) laeviceps Smith pada penyerbukan kabocha (Cucurbita maxima). Jurnal Entomologi Indonesia, 14(2), 69–79. https://doi.org/10.5994/jei.14.2.69
Rasmikayati, E., Trimo, L., & Saefudin, B. R. (2023). Perubahan Iklim: Dampaknya Terhadap Produktivitas Mangga Di Kabupaten Cirebon Dan Strategi Penangulanganya Oleh Petani. Mimbar Agribisnis : Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis, 9(2), 3490. https://doi.org/10.25157/ma.v9i2.11152
Raya, H., Djuanda, I. H., & Barat, J. (2024). Efektivitas Penyerbukan Lebah Madu Apis cerana Fabr . di Taman. 6(6), 3047–3056.
Ruslan, H., Satiyo, A., & Yenisbar, Y. (2023). Keanekaragaman kupu-kupu (Lepidoptera: Papilionoidea) di Kawasan Pusat Pendidikan Konservasi Alam Bodogol, Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, Jawa Barat. Jurnal Entomologi Indonesia, 20(1), 10–21. https://doi.org/10.5994/jei.20.1.10
Susanto, A., Yuliastari, P. E. D., Ferliansyah, K. M., Hersanti, Widiantini, F., Maelani, S., & Permana, A. D. (2022). The Abundance of Fruit Flies (Bactrocera Spp.) On Some Varieties of Mango from Three Selling Sources. International Journal of Fruit Science, 22(1), 110–120. https://doi.org/10.1080/15538362.2021.2023934
Ulpa, M., Ilhamdi, M. L., & Hadiprayitno, G. (2023). Keanekaragaman Spesies Kupu-kupu di Gunung Jae Kabupaten Lombok Barat sebagai Materi Pengayaan Pelajaran Biologi SMA. Bioscientist : Jurnal Ilmiah Biologi, 11(1), 874. https://doi.org/10.33394/bioscientist.v11i1.8679
Utara, P. S. (2021). Jurnal Ilmu Pertanian Dan Peternakan. 09(3), 237–243.
Windriyanti, W. (2023). KETERTARIKAN ARTHROPODA PADA BLOK REFUGIA ( Cosmos caudatus , Helianthus annuus L . , Zinnnia acceraso ) DI LAHAN MANGGA ALPUKAT DI DESA ORO – ORO OMBO KULON , REMBANG , PASURUAN . INTEREST OF ARTHROPODS IN THE REFUGIA BLOCK ( Cosmos caudatus , Helianthus. Agrium, 20(1), 8–17.
Published
2025-12-24
How to Cite
Rakha, D., Windriyanti, W., & Nirwanto, H. (2025). Respon Kelimpahan Serangga Polinator Terhadap Variasi Iklim Pada Agroekosistem Mangga Gadung 21 (Mangifera indica L.). AGRORADIX : Jurnal Ilmu Pertanian, 9(1), 24-34. https://doi.org/https://doi.org/10.52166/agroteknologi.v9i1.10010