KAJIAN STILISTIKA DALAM KUMPULAN CERPEN DILARANG MENCINTAI BUNGA-BUNGA KARYA KUNTOWIJAYA
Abstract
Gaya bahasa dalam suatu karya sastra merupakan kajian yang selalu unik untuk dilakukan, hal ini dikarenakan penggunaan gaya bahasa selalu menjadi hal yang menarik bagi pembaca untuk menikmati sebuah karya sastra. Tidak hanya keindahan semata, namun juga dari aspek pendidikan dapat meningkatkan daya imajinasi bagi peserta didik. Tujuan penelitian ini ialah untuk mendeskripsikan dan menjelaskan gaya bahasa yang terdapat dalam kumpulan cerita pendek Dilarang Mencintai Bunga-Bunga karya Kuntowijoyo. Mendeskripsikan dan menjelaskan bentuk citraan yang terdapat dalam kumpulan cerita pendek Dilarang Mencintai Bunga-Bunga karya Kuntowijoyo. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan purposive sampling. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis interaktif. Hasil penelitian ini ialah bahwa penggunaan gaya bahasa dalam kumpulan cerita pendek Dilarang Mencintai Bunga-Bunga Karya Kutowijaya adalah meliputi: (1) gaya bahasa perbandingan, yang meliputi: (a) simile, (b) metafora, (c) personifikasi, (d) pleonasme, (e) alegori, (f) perifrasis. (2) gaya bahasa pertentangan yang meliputi: (a) hiperbola, (b) litotes, (c) klimaks, (d) antiklimaks, (e) ironi, (f) sinisme, dan (g) sarkasme. (3) Gaya bahasa pertautan, yang meliputi penggunaan satu gaya bahasa yaitu epitet. (4) Gaya bahasa perulangan yang meliputi: (a) anafora, dan (b) asonansi. Kedua, penggunaan citraan dalam kumpulan cerita pendek Dilarang Mencintai Bunga-Bunga karya Kuntowijaya meliputi penggunaan citraan penglihatan, pendengaran, penciuman, dan citraan gerak. Penggunaan citraan oleh pengarang dalam kumpulan cerita pendek Dilarang Mencintai Bunga-Bunga menambah daya imajinasi pembaca semakin hidup dan menghayati setiap cerita yang di tulis oleh pengarang.
Downloads

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.


