INOVASI PEMBELAJARAN MELALUI KEGIATAN MEMBACA SEBELUM PEMBELAJARAN DENGAN MENGGUNAKAN STRATEGI PENGUATAN CREATIVE THINKING SKILL (STUDI KASUS PADA PESERTA DIDIK KELAS V SDN 2 GARUNG)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi, hasil, dan kendala kegiatan membaca sebelum pelajaran dengan menggunakan strategi penguatan Creative Thinking Skill. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Teknik pengambil sampel yang dilakukan dalam penelitian ini yaitu dengan menggunakan teknik purposive sampling.
Implementasi kegiatan membaca sebelum pelajaran mencakup beberapa komponen yang di dalamnya saling mendukung demi terciptanya kegiatan membaca yang optimal. Adapun komponen yang dimaksud meliputi kepala sekolah, guru, peserta didik dan proses pelaksanaan kegiatan membaca sebelum pelajaran. Komponen tersebut memiliki peran yang berbeda tetapi tetap pada tujuan yang sama yaitu terciptanya kegiatan membaca sebelum pelajaran sesuai dengan tujuan yang telah dicanangkan yaitu menambah minat baca peserta didik dan mengembangkan kemampuan berpikir peserta didik.
Adanya penguatan pada kemampuan berpikir kreatif peserta didik melalui kegiatan membaca sebelum pelajaran secara berulang-ulang. Penguatan kemampuan berpikir kreatif peserta didik terjadi pada setiap indikator yaitu fluency, flexibility, originality, dan elaboration yang dilakukan pada pengambilan data pertama dan kedua. Penguatan kemampuan berpikir kreatif peserta didik meliputi kemampuan kognitif dan afektif.
Adapun kendala dalam peningkatan creative thinking skill melalui kegiatan membaca sebelum pelajaran yang di temui di SDN 2 Gerung yaitu pertama, terbatasnya jumlah bahan bacaan yang tersedia di perpustakaan. Solusi yang dilakukan terhadap kendala tersebut yaitu guru menyediakan bahan bacaan yang bervariatif yang bersumber dari perpustakaan dan internet. Kedua, pada ndikator originality yaitu belum semua peserta didik mampu memberikan tanggapan yang unik. Ketiga, pada indikator elaborasi, yaitu kemampuan penguasaan kosakata peserta didik masih kurang. Solusi terhadap kendala tersebut yaitu dengan melakukan kegiatan membaca secara berulang dengan memberikan tes kreatif yang berkaitan dengan bacaan.
Downloads

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.


