EKSISTENSI PEREMPUAN DALAM NOVEL KUBAH DI ATAS PASIR KARYA ZHAENAL FANANI (TINJAUAN FEMINISME)

  • Fatmawati Fatmawati Universitas Islam Darul Ulum
  • Sutardi Sutardi Universitas Islam Darul Ulum
  • Nisaul Barokati Seliro Wangi Universitas Islam Darul Ulum
Keywords: Eksistensi Perempuan, Kubah di Atas Pasir, Kajian Feminisme

Abstract

Tujuan penelitian ini ialah eksistensi perempuan yang meliputi kebebasan menentukan pilihan bagi perempuan, ketidakadilan gender yang dialami perempuan, perjuangan perempuan dalam bidang pendidikan, perjuangan perempuan dalam bidang lingkungan. Pokok-pokok pikiran feminisme yang meliputi kemandirian tokoh perempuan, analisis feminisme liberal.

Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kebebasan menentukan pilihan bagi perempuan dalam novel Kubah di Atas Pasir terlihat pada sosok Fatikha yang yang berani menentukan pilihan hidupnya. Wujud ketidakadilan gender yang dialami Fatikha berupa bentuk kekerasan terhadap perempuan secara verbal dan psikologis. Perjuangan perempuan dalam bidang pendidikan dalam novel Kubah di Atas Pasir dibuktikan oleh tokoh Fatikha yang mendidik dan mengajar anak-anak di Yayasan Ar-Rahmah secara sukarela tanpa digaji dengan pulang-pergi menumpang truk pengangkut pasir. Perjuangan perempuan dalam bidang lingkungan perjuangan dalam novel Kubah di Atas Pasir dibuktikan dibuktikan oleh tokoh Fatikha memiliki kepedulian terhadap kelestarian lingkungan alam.

Fatikha tokoh utama dalam novel Kubah di Atas Pasir merupakan perempuan yang sangat mandiri dan suka bekerja keras serta ia tidak ingin hidupnya tergantung dengan orang lain. Ketika suaminya meninggal dunia, Fatikha berubah menjadi tulang punggung keluarga. Setiap hari ia bekerja menjadi buruh pemecah batu di sungai. Walaupun hidupnya semakin keras, ia tetap meluangkan waktu untuk mengajar di yayasan dengan pulang-pergi menumpang truk pengangkut pasir membawa Hiram yang masih balita. Kegigiahan dan kerja keras seorang ibu telah membuahkan hasil. Hiram menjadi satu-satunya anak Desa Ngurawan yang bersekolah dan berprestasi sampai lulus madrasah aliyah negeri.

Feminisme liberal dalam novel Kubah di Atas Pasir tampak pada tokoh Fatikha yang menunjukkan usaha untuk mewujudkan sosok perempuan yang bebas, mandiri, kerja keras dan kepedulian di bidang pendidikan dan lingkungan.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2024-11-30