Praktik Kekuasaan di Indonesia pada Novel Bungkam Suara Karya J.S. Khairen: Kajian Hegemoni Gramsci
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk-bentuk ideologi dan tingkatan hegemoni yang terdapat dalam novel Bungkam Suara karya J.S. Khairen. Kajian ini berfokus pada bagaimana kelompok dominan membangun hegemoni ideologi dalam masyarakat serta bagaimana upaya perlawanan terhadap hegemoni tersebut dilakukan oleh kelompok tertentu dalam novel.
Subjek penelitian ini adalah novel Bungkam Suara karya J.S. Khairen, yang dikaji melalui metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan hegemoni Antonio Gramsci. Data dikumpulkan dengan teknik membaca kritis dan dianalisis berdasarkan identifikasi bentuk ideologi serta tingkatan hegemoni yang muncul dalam novel. Lima bentuk ideologi yang ditemukan meliputi otoritarianisme, feodalisme, kapitalisme, sosialisme, dan humanisme, yang dikategorikan ke dalam tiga tingkatan hegemoni, yaitu hegemoni total, hegemoni merosot, dan hegemoni minimal.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa ideologi otoritarianisme merupakan bentuk ideologi yang paling dominan dalam novel ini, diikuti oleh kapitalisme, feodalisme, sosialisme, dan humanisme. Hegemoni total didominasi oleh ideologi otoritarianisme dan kapitalisme, sementara hegemoni merosot dan minimal menunjukkan adanya penurunan pengaruh ideologi dominan. Selain itu, terdapat perlawanan terhadap ideologi dominan yang dilakukan oleh beberapa tokoh dalam cerita, yang merepresentasikan bentuk resistensi masyarakat terhadap kekuasaan hegemonik. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan bahwa novel Bungkam Suara merefleksikan dinamika ideologi dan hegemoni dalam masyarakat melalui konstruksi tokoh dan narasi cerita.
Downloads

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.


