Representasi Perlawanan Perempuan dalam Film Serial Jangan Salahkan Aku Selingkuh (Kajian Feminisme Liberal)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis representasi perlawanan perempuan dalam film serial Jangan Salahkan Aku Selingkuh melalui sudut pandang feminisme liberal, dengan penekanan pentingnya kesetaraan gender dan hak-hak individu. Penelitian ini mengeksplorasi karakteristik etis, normatif dalam konteks pernikahan berdasrkan perspektif perempuan. Metode yang digunakan adalah analisis kualitatif deskriptif dan kajian pustaka. Hasil penelitian menemukan beberapa karakteristik normatif tokoh perempuan dalam film serial Jangan Salahkan Aku selingkuh. Pertama: perempuan kuat dan mandiri. Kedua: memberikan sistem nilai yang dapat membantu perempuan mengatasi stigma di ruang publik. Representasi nilai yang inginĀ disampaikan adalah pesan positif tentang sikap perlawanan perempuan dan pentingnya kebebasan dalam menentukan pilihan hidup. Penelitian ini merekomendasikan agar pembuat film lebih memperhatikan representasi perempuan dalam karya-karya mereka dan mendorong diskusi lebih lanjut mengenai isu-isu gender dalam media. Dengan demikian, film dapat berfungsi sebagai alat yang efektif untuk mempromosikan kesetaraan gender dan memberdayakan perempuan dalam masyarakat.
Downloads

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.


