Penerapan Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) pada Materi Pembelajaran Membaca Kritis Kelas V SD Negeri Payaman I Ngraho
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dalam meningkatkan aktivitas siswa, aktivitas guru, dan hasil belajar siswa pada materi membaca kritis. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan teknik observasi, dokumentasi, dan tes sebagai alat pengumpulan data. Subjek penelitian adalah siswa kelas menengah di salah satu sekolah dasar.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas siswa dalam pembelajaran PBL berada dalam kategori "Sangat Baik" dengan rata-rata skor 86,1%. Siswa aktif dalam diskusi kelompok dan analisis teks, meskipun masih perlu peningkatan dalam memahami struktur teks. Aktivitas guru juga sangat baik, dengan pencapaian 91,67%. Guru mampu menerapkan tahapan PBL secara efektif, menciptakan lingkungan belajar yang kondusif, dan membimbing siswa dengan optimal.
Selain itu, hasil belajar siswa menunjukkan rata-rata nilai 88,8, tergolong dalam kategori "Sangat Baik." Siswa mampu memahami, menganalisis, mengevaluasi, dan merefleksikan teks dengan baik. Dengan demikian, penerapan PBL terbukti efektif dalam meningkatkan keterampilan membaca kritis siswa. Penelitian ini merekomendasikan strategi tambahan untuk meningkatkan keterlibatan siswa secara konsisten dan memperkuat pemahaman pada aspek tertentu dalam membaca kritis.
Downloads

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.


