Analisis Keterkontrolan Model Penyebaran Virus Polio Tipe Vaccine-Derived Polio Virus (VDPV) dan Wild Polio Virus (WPV)

  • Sari Cahyaningtias Universitas PGRI Adi Buana Surabaya
  • Rani Kurnia Putri Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Abstract

Abstract, Administering vaccines is important as an effort to eradicate polio which is spread by polio virus through physical contact from person to person and exacerbated by an unhealthy sanitation environment. Giving this vaccine does not mean without side effects, administering an oral vaccine (OPV) without proper calculation causes the person given the vaccine to be contract the virus, the truth is, vaccine contains a weakened virus. Therefore, control in administering vaccines is important to do.The polio virus is transmitted to people with weak immune systems and poor sanitation environment, called WPV (Wild Polio Virus). Another impact that is feared from giving OPV is the occurrence of Vaccine Derrived Polio Virus (VDPV), a condition in which the polio virus mutates to become malignant and gives rise to a new type of polio virus. In this study, the mathematical model of the polio virus distribution was formed into a system of non-linear dynamic equations which then carried out a control analysis of the dynamic system of distribution polio by establishing the vaccination rate as the control of the system. The results of the control analysis show that the system can be controlled with the control variables given, namely (1) the level of vaccination of vulnerable children; (2) vaccination rates of vulnerable children without vaccines.

Keywords: equilibrium point, control, vaccination level, polio type VDPV and WPV

 

Abstrak, Pemberian vaksin penting dilakukan sebagai upaya pemberantasan penyakit polio yang disebarkan oleh virus polio melalui kontak fisik  dari orang ke orang dan diperparah dengan lingkungan sanitasi yang tidak sehat. Pemberian vaksin ini bukan berarti tanpa efek samping, pemberian dosis vaksin oral (OPV) tanpa perhitungan yang tepat menyebabkan orang yang diberi vaksin dapat terjangkit virus tersebut, karena sejatinya, vaksin berisikan virus yang telah dilemahkan. Oleh sebab itu, kontrol dalam pemberian vaksin, penting untuk dilakukan. Virus polio yang menular ke orang  dengan daya tahan tubuh lemah dan lingkungan sanitasi yang buruk, disebut dengan WPV (Wild Polio Virus). Dampak lain yang dikhawatirkan dari pemberian OPV adalah terjadinya Vaccine Derrived Polio Virus (VDPV) yaitu suatu keadaan dimana virus polio bermutasi menjadi ganas dan menimbulkan virus polio tipe baru. Pada penelitian ini, model matematika dari persebaran virus polio ini dibentuk kedalam system persamaan dinamik tak linier yang kemudian dilakukan analisis keterkontrolan dari sistem dinamik persebaran polio tersebut dengan menetapkan tingkat vaksinasi sebagai control dari sistem. Hasil analisis keterkontrolan menunjukkan bahwa system dapat dikontrol dengan variabel kendali yang diberikan, yaitu (1) tingkat vaksinasi anak-anak rentan; (2) tingkat vaksinasi anak-anak rentan tanpa vaksin.

 Keywords:  titik kesetimbangan, keterkontrolan, tingkat vaksinasi, polio tipe VDPV dan WPV

References

[1] Brewster, J.F. dkk. 2006. Sensitivity and Uncertainty Analysis for SARS Model with Time Varying Inputs and Outputs, Mathematical Biosciences and Engineering, 3:3.
[2] Jennings, L.S., Fisher, M.E., Teo, K.L. dan Goh, C.J. 2002. Miser3 Optimal Control Software. Australia: The University of Western Australia.
[3] Naidu, D. S. 2002. Optimal Control Systems. USA: CRC Presses LLC.
[4] Okuonghae, D. dkk. “Dynamics of a two-strain vacconation model for polio”. Nonlinear Analysis: Real World Applications 25 (2015) 167-189.
[5] Subchan, S. dan Zbikowski, R. 2009. Computational Optimal Control : Tools and Practice. UK: John Wiley & Sons Ltd.
[6] Subiono, 2013, Sistem Linier dan Kontrol Optimal, Diktat Kuliah Jurusan Matematika ITS, Surabaya.
[7] Wiggins, S. 1990. Introduction to Applied Nonlinear Dynamical System and Chaos. New York: Springer-Verlag.
Published
2019-06-13