ANALISIS ANTROPOLOGI SASTRA PADA NOVEL SILARIANG CINTA YANG (TAK) DIRESTUI KARYA OKA AURORA

  • Supri yati universitas PGRI Palembang
  • Dian Nuzulia Universitas PGRI Palembang
Keywords: Bahasa, Religi, Adat Istiadat dan Novel.

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan mendeskripsikan antropologi sastra pada novel Silariang Cinta yang (tak) Direstui Karya Oka Aurora. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Sumber data dari penelitian ini berasal dari novel Silariang Cinta yang (tak) Direstui Karya Oka Aurora. Hasil peneliti menganalisis tentang, Bahasa meliputi tabe, mi, ki, iyye, kasi, puang, ji, silariang, etta, ki pale, siri, makessing. Religi dalam novel Silariang Cinta yang (tak) Direstui Karya Oka Aurorabahwa Rabiah yang sedang menunggu Zulaikha datang kerumah, sambil menunggu Zulaikha datang, Rabiah membaca Al-Qu’an dan berzikir. Saat orang tua Zulaikha tidak menerima lamaran Yusuf, Zulaikha bersholawat dan beristigfar. Adat istiadat tentang adat Bugis Makassar yang terdapat pada novel Silariang Cinta yang (tak) Direstui Karya Oka Aurora yaitu tidak boleh menikah dengan lelaki yang bukan keturunan Raja Bone.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2021-05-15
How to Cite
yati, S., & Nuzulia, D. (2021). ANALISIS ANTROPOLOGI SASTRA PADA NOVEL SILARIANG CINTA YANG (TAK) DIRESTUI KARYA OKA AURORA. PENTAS : Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 7(1), 27-35. Retrieved from http://e-jurnal.unisda.ac.id/index.php/pentas/article/view/1829