Peran Baitul Mal Dalam Kebijakan Keuangan Publik

  • Ahmad Munir Hamid Universitas Islam Darul Ulum Lamongan
Keywords: Baitul Mal, Keuangan Publik, Institusi Keuangan

Abstract

Tujuan ekonomi konvensional lebih bersifat material dan tidak mempertimbangkan aspek-aspek ‘immaterial’. Segala analisis ditujukan untuk mengukur hasil kegiatan tersebut dari sudut pandang keduniaan saja. Sementara ekonomi Islam memiliki tujuan yang sangat komprehensif yang menyangkut aspek material dan spiritual baik untuk kehidupan di dunia maupun kehidupan di akhirat.Penelitian ini akan mengkaji tentang peran baitul maal dalam keuangan publik, prinsip-prinsip apa saja yang berhubungan dengan keuangan dan bagaimana keadaan keuangan khususnya Islam pada masa dulu dan pada masa kini. Hasilnya adalah, institusi keuangan yang dibangun oleh Rasulullah di Madinah adalah baitul maal. Baitul mal merupakan institusi khusus yang menangani harta yang diterima negara dan mengalokasikannya bagi kaum muslim yang berhak menerimanya, dengan arti lain, baitul maal adalah tempat penampungan dan pengeluaran harta, yang merupakan bagian dari pendapatan negara. Baitul maal sebagai tempat penyimpanan harta yang masuk dan pengelolaan harta yang keluar. Dan beberapa instrumen yang bisa digunakan sebagai pembiayaan publik dan merupakan peran baitul maal adalah zakat, asset dan perusahaan negara, kharaj, jizyah, dan wakaf.

Published
2018-01-31
How to Cite
Hamid, A. M. (2018). Peran Baitul Mal Dalam Kebijakan Keuangan Publik. ADILLA : Jurnal Ilmiah Ekonomi Syari’ah, 1(01), 96-116. Retrieved from http://e-jurnal.unisda.ac.id/index.php/adilla/article/view/735
Section
Articles